Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPA Galuga Ditutup Sementara, Demi Percepat Pemadaman Kebakaran

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
TPA Galuga Ditutup Sementara, Demi Percepat Pemadaman Kebakaran  Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Bogor dan personel SAR Polres Bogor berusaha memadamkan api yang membakar timbunan sampah di TPA Galuga, Bogor, Selasa (8/9)

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menutup sementara pelayanan TPA Galuga, Cibungbulang selama satu hari pada Selasa untuk mempercepat penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan penghentian pelayanan dilakukan agar seluruh akses menuju TPA dapat digunakan untuk distribusi air dan mobilisasi tim pemadam kebakaran.

“Untuk pelayanan TPA Galuga hari ini, tanggal 8 September, kami tutup selama satu hari supaya seluruh akses jalan menuju TPA betul-betul dapat dioptimalkan untuk distribusi air dan tim pemadam kebakaran,” kata Rudy saat meninjau lokasi, Selasa.

Ia telah menyampaikan kebijakan tersebut kepada Pemerintah Kota Bogor karena TPA Galuga digunakan untuk menampung sampah dari Kabupaten dan Kota Bogor.

Rudy juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas penghentian sementara pelayanan persampahan tersebut. Penutupan diharapkan dapat mempercepat pemadaman agar kebakaran tidak berlarut-larut.

“Mudah-mudahan hari ini bisa kita tuntaskan bersama-sama,” ujarnya.

Menurut dia, akses menjadi kendala utama dalam penanganan kebakaran karena titik api berada di bagian belakang kawasan TPA dan tidak dapat dijangkau langsung kendaraan pemadam.

Petugas harus menyambungkan sejumlah selang hingga mencapai panjang sekitar 400–500 meter. Jauhnya jarak tersebut menyebabkan tekanan air berkurang saat mencapai titik api.

Kebakaran berlangsung sejak Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB dan membesar pada tengah malam. Api mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB, tetapi masih menyisakan sejumlah titik api hingga Selasa pagi.

Rudy menjelaskan kebakaran berasal dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga. Api kemudian merambat hingga area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan, bukan timbunan sampah aktif.

Pemadaman melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, serta Polres Bogor. Kepolisian turut mengerahkan kendaraan water cannon, sedangkan TNI Angkatan Udara membantu pemadaman melalui water bombing.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara luas area yang terbakar dan penyebab kebakaran masih dalam proses pemeriksaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Ekonomi
Tiket Pelni Sampit Kini Bis...
Megapolitan
Kenapa ASN Bekasi Diminta B...
Nasional
Layanan Kesehatan Naik Leve...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.