Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Garuda Alihkan Dua Flight ke Kertajati

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Garuda Alihkan Dua Flight ke Kertajati Doc: Antara
Ket. Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dua penerbangan maskapai Garuda Indonesia mengalihkan penerbangannya yakni dari Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Ada dua flight Garuda dari Jeddah dan Madinah itu kami alihkan pendaratannya ke Bandara Kertajati," kata Menhub dalam jumpa pers update situasi terkini pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau secara daring di Jakarta, Minggu (6/9).

Dudy menyampaikan dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah dialihkan untuk mendarat di Bandara Kertajati akibat sejumlah bandara terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, salah satunya Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.

Pengalihan tersebut dilakukan karena Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, yang semula menjadi tujuan pendaratan kedua penerbangan Garuda Indonesia, turut ditutup sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik.

Dudy mengatakan pengalihan pendaratan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang mempengaruhi operasional beberapa bandara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan metode paper test, Bandara Kertajati masih belum terdampak abu vulkanik sehingga dinilai masih memungkinkan untuk melayani penerbangan.

"Sejauh ini berdasarkan hasil paper test yang dilakukan di Bandara Kertajati, Bandara Kertajati belum terdampak, masih memungkinkan," ujarnya.

Meski demikian, Menhub meminta maskapai tetap mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang dinamis apabila penyebaran abu vulkanik mengarah ke wilayah Bandara Kertajati.

Selain dua penerbangan Garuda Indonesia tersebut, Kementerian Perhubungan juga membuka opsi bagi maskapai lain untuk menggunakan bandara alternatif yang tidak terdampak demi menjaga kelancaran layanan.

"Jadi ada dua nanti flight (Garuda Indonesia) diperkirakan mungkin 1 jam lagi itu akan mendarat di Kertajati. Nah, ini kami juga tawarkan kepada airlines yang lain apabila memungkinkan untuk dilakukan penerbangan di luar bandara-bandara yang terdampak," ucap Dudy.

Adapun sebanyak enam bandara ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi GAK yang mempengaruhi keselamatan operasional penerbangan.

Pada awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, serta Budiarto Curug Tangerang.

Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut turut dihentikan sementara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Brantas Geng Kriminal, Peru Nyatakan Darurat Penjara

43 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...
Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.