Pemulung Terperangkap dalam Skema Jaring Kemiskinan Struktural
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 09:20 WIB | Oleh: Tim PenulisBelakangan untuk memperoleh income Rp50.000 sampaiRp 70.000 per hari sudah cukup sulit. Sementara itu belum ada pekerjaan sampingan yang menjanjikan.
Dalam skema kebijakan pemilahan sampah dari sumber dan yang dibuang ke TPST/TPA hanya residu, sebetulnya secara perlahan atau cepat ingin menggeser aktivitas pemulung. Mereka yang mengais sampah di gunung-gunung sampah penuh risiko akan digeser ke tempat-tempat pemilahan sampah, seperti TPS3R. Dan nama “pemulung” akan diganti dengan “pekerja pemilah sampah”.
Kehilangan Bansos
Pemerintah melakukan survei berhubungan sosial ekonomi rumah tangga di Indonesia, yang menggunakan istilah Desil, istilah statistika yang merujuk pada sekumpulan data kesejahteraan rumah tangga dalam sepuluh kelompok.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan angka desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga (antaranews.com, 2026). Data ini utamanya digunakan Kementerian Sosial.
Pengelompokan Desil 1 sampai 10. Desil 1 sampai 4 merupakan kelompok miskin. Mulai dari karakteristik sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin. Desil 5 sampai 8 merupakan kelompok menengah, yaitu: menengah bawah, menengah, dan menengah atas. Sedang Desil 9 dan 10 merupakan kelompok kaya; mampu/kaya dan sangat kaya.
Kelompok Desil 1 Sangat Miskin. Estimasi pendapatan/pengeluaran keluarga per bulan < Rp480.000. Ciri kepemilikan aset dan kondisi rumah: lantai tanah/bambu, dinding kayu lapuk, sanitasi di luar rumah buruk, tidak aset produktif. Status bantuan: prioritas utama PKH, BPNT, PBI-JK.
Desil 2 Miskin. Estimasi pendapatan/pengeluaran keluarga per bulan Rp480.000-Rp600.000. Ciri kepemilikan aset dan kondisi rumah: lantai semen kasar, dinding tembok tidak diplester, punya 1 motor, listrik 450 VA. Status bantuan: prioritas utama PKH, BPNT, PBI-JK.
Desil 3 Hampir Miskin. Estimasi pendapatan/pengeluaran keluarga per bulan Rp600.000-Rp750.000. Ciri kepemilikan aset dan kondisi rumah: rumah permanen sederhana, lantai keramik murah, punya 1 motor, TV LED kecil, Listrik 900VA. Status bantuan: prioritas utama PKH, BPNT, PBI-JK.
Desil 4 Rentan Miskin. Estimasi pendapatan/pengeluaran keluarga per bulan Rp750.000-Rp1.100.000. Ciri kepemilikan aset dan kondisi rumah: Rumah layah huni, memiliki aset elektronik dasar (kulkas/mesin cuci), motor > 1 unit. Status bantuan: batas atas Bansos (PBI-JK, PIP).
Desil 5 Menengah Bawah. Estimasi pendapatan/pengeluaran keluarga per bulan Rp1.100.000-Rp1.800.000. Ciri kepemilikan aset dan kondisi rumah: kondisi fisik rumah baik, plafon rapi, memiliki tabungan kecil, pendidikan anggota keluarga hingga SMA/SMK. Status bantuan: non-Bansos reguler.
Berkaitan dengan status ciri kepemilikan aset dan kondisi pemulung. Sebenarnya pemulung, pemilah sampah, pekerja pencacahan plastik masuk dalam Desil berapa? Pada umumnya mereka masuk dalam Desil 1 sampai 4.
Namun, fakta kontroversial muncul ketika pemulung miskin dan sangat miskin dimasukan dalam Desil 8 dan 9. Dengan demikian, menjerumuskan tindakan pemerintah, pemulung sangat miskin tidak lagi mendapat bantuan PKH, BPNT dan lainnya. Tindak culas dan curang dimulai dari tingkat RT, RW dan kelurahan/desa. Mereka yang utama menyediakan data/informasi ranah tapak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!