Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN UNG Olah Jeruk Jadi Aroma Terapi untuk Ibu Hamil

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manfaatkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN UNG Olah Jeruk Jadi Aroma Terapi untuk Ibu Hamil Doc: UNG
Ket. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (7/9/2026).

GORONTALO - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), berhasil mengolah jeruk nipis menjadi aroma terapi yang bermanfaat meredakan kecemasan pada ibu hamil.

"Ini inovasi berbasis potensi lokal, memanfaatkan jeruk nipis menjadi aroma terapi roll on," kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG Dr Mohamad Adam Mustapa di Kota Gorontalo, Senin.

Ia mengatakan inovasi tersebut dikembangkan sebagai salah satu pendekatan non farmakologis, untuk membantu menciptakan rasa rileks dan mengurangi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan.

Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, dengan tema 'Pemberdayaan ibu hamil melalui pembuatan aroma terapi jeruk, sebagai terapi non farmakologis untuk mengurangi kecemasan menjelang persalinan," kata Adam.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK mengedukasi dan mendampingi masyarakat secara langsung, dalam mengolah kulit jeruk nipis menjadi minyak atsiri yang kemudian diformulasikan sebagai produk aroma terapi roll on.

Minyak atsiri jeruk nipis diketahui memiliki kandungan senyawa aromatik, termasuk limonene yang berpotensi memberikan efek relaksasi.

Aroma segar yang dihasilkan dapat membantu menciptakan suasana nyaman bagi ibu hamil menjelang persalinan.

Program tersebut merupakan bentuk nyata upaya mahasiswa mentransformasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu pengetahuan, tetapi menghadirkan produk tepat guna dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang tersedia.

Menurutnya pemanfaatan jeruk nipis sebagai bahan baku aroma terapi, juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan baru.

Dengan pendampingan berkelanjutan, produk berbasis bahan lokal berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha mikro masyarakat.

Kepala Desa Tolotio bersama pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), menyambut positif inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN-PK UNG.

Selain memberikan alternatif pemanfaatan bahan alam, keterampilan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan produktif masyarakat.

Mahasiswa mendampingi mulai dari proses persiapan bahan baku sampai pengemasan produk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Iran Gugat Blokade Maskapai...
Megapolitan
Bekasi Intervensi Pasar unt...
Nasional
Indonesia Dorong Reformasi ...
Luar Negeri
Trump Perkirakan Perundinga...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.