Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Kue Jambi Bermodal Rp2 Juta Kini Serap 15 Tenaga Kerja

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 16:07 WIB | Oleh:
UMKM Kue Jambi Bermodal Rp2 Juta Kini Serap 15 Tenaga Kerja Doc: ANTARA/HO-PNM
Ket. Pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) asal Jambi Dermiyanti (kanan) memulai usaha bolu dari modal Rp2 juta hingga kini memiliki 15 orang karyawan.

JAKARTA -- Pelaku UMKM kue di Jambi berhasil mengembangkan usaha rumahan bermodal Rp2 juta hingga mampu memproduksi 3.000 bolu per hari dan mempekerjakan 15 orang, melalui bantuan program kredit murah yang diselenggarakan pemerintah.

"Saya juga nggak nyangka dari awal modal Rp2 juta sekarang bisa punya 15 karyawan, yang juga menjadi nasabah Mekaar," kata pelaku UMKM asal Jambi, Dermiyanti, dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Dermiyanti memulai usaha pembuatan kue pada 2014 dengan kapasitas produksi yang masih terbatas sebelum mengembangkan usahanya setelah bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) pada 2018.

PNM Mekaar adalah program kredit ultra mikro dari pemerintah melalui BUMN Permodalan Nasional Madani (PNM) yang oleh Presiden RI Prabowo Subianto diturunkan suku bunga kreditnya, dari sebelumnya 24 persen menjadi di bawah 9 persen.

Pemerintah melalui Kementerian UMKM kemudian mengumumkan bahwa bunga pembiayaan tersebut menjadi 8 persen yang mulai diberlakukan pada awal September 2026 untuk meringankan beban nasabah.

Dalam perjalanan usahanya, Dermiyanti mengikuti studi banding ke Bogor pada 2024 yang memperkenalkannya pada sejumlah resep baru untuk dikembangkan di rumah produksinya di Muaro Bungo, Jambi.

"Saat pulang ke Jambi saya coba resep hasil studi banding yang diajak sama PNM yaitu Roti Mandau Durian, resep yang sebelumnya pernah dicoba pembuat kue lain di Muaro Bungo tapi belum ada yang berhasil menemukan tekstur yang pas," katanya.

Dermiyanti kemudian mengembangkan resep tersebut hingga menghasilkan varian Roti Mandau Durian dan Mandau Coklat yang menjadi bagian dari produk rumah produksinya.

Selain kedua varian tersebut, rumah produksi Dermiyanti juga membuat brownies, sarang semut, dan rainbow cake yang dipasarkan ke sejumlah wilayah, antara lain Bangko, Sarolangun, dan Tebo.

Produksi rumah kue tersebut kini mencapai hingga 3.000 bolu per hari dengan harga jual sekitar Rp15.000 per bolu, sedangkan omzet hariannya berkisar Rp15 juta hingga Rp20 juta.

"Dari modal awal Rp2 juta, saya belajar bahwa keberanian untuk terus mencoba adalah kuncinya. Ilmu dan resep dari Bogor saya bawa pulang, saya coba terus sampai berhasil walau yang lain pernah gagal," kata Dermiyanti.

Perkembangan usaha tersebut turut membuka lapangan kerja bagi 15 orang yang bekerja dalam kegiatan produksi. Dermiyanti juga telah difasilitasi untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bagian dari penguatan legalitas usahanya.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani Kindaris mengatakan kisah Dermiyanti menunjukkan usaha yang dimulai dari modal terbatas dapat berkembang dan memberikan penghidupan bagi masyarakat di sekitarnya.

"Kisah Ibu Dermiyanti mengajarkan kami bahwa Rp2 juta rupiah, bila dirawat dengan kepercayaan dan ketekunan, bisa tumbuh menjadi rezeki bagi belasan keluarga di sekitarnya," kata Kindaris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Brantas Geng Kriminal, Peru Nyatakan Darurat Penjara

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...
Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.