Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tegang Setengah Mati, Ubed Nekat Telepon Orang Tua dari Bench Sebelum Cetak Sejarah Emas

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 00:25 WIB | Oleh:
Tegang Setengah Mati, Ubed Nekat Telepon Orang Tua dari Bench Sebelum Cetak Sejarah Emas Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang saat final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9).

ICHINOMIYA - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed) mengakui sempat merasa sangat tegang hingga menelepon orang tuanya dari bench pemain sebelum melakoni partai penentu emas pertama Indonesia pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (24/9) malam.

Atlet yang akrab disapa Ubed itu mengaku tegang karena pertandingannya merupakan penentu nasib keberhasilan Indonesia mendulang medali emas pertama dalam ajang tersebut.

"Perasaannya campur aduk, senang juga. Dari awal sudah sempat tegang. Sebelum main, saya sudah telepon orang tua di bench itu. Minta doa dari mereka, karena saya merasa tegang," ungkap Ubed saat ditemui di Ichinomiya, Aichi, Jepang.

Ubed mengaku merasa tegang dan gugup jelang laga penentuan yang menutup pertandingan dengan tunggal putra China Weng Hongyang. Namun berkat kesabaran dan kemampuan menjaga mental pertandingan, Ubed menang dua gim langsung 23-21, 21-13.

Namun dia tidak melupakan dukungan dari rekan satu tim yang selalu memberikan semangat dari pinggir lapangan.

Ubed mengatakan, laga dengan durasi 51 menit itu bisa dijalani dengan semangat dan tanpa beban karena dukungan rekan-rekan dan pelatih.

"Karena ada support juga dari tim di belakang. Pokoknya, saya terus berusaha yang terbaik karena tidak mau mengecewakan tim dan semua yang sudah menonton," katanya.

Bulu tangkis menjadi cabang olahraga pertama yang menyumbang medali emas bagi Kontingen Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Medali emas itu disumbangkan tim beregu putra yang menang atas China dengan skor 3-2.

Dari hasil pertandingan itu, Indonesia mengoleksi 20 medali yang terdiri dari satu emas, empat perak dan 15 perunggu pada hari ke-5 Asian Games.

Satu hari sebelumnya yakni pada hari Rabu (23/9), tim bulu tangkis beregu putri turut menyumbang medali perunggu setelah dikalahkan China pada babak semifinal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Krisis Iklim Ancam Produktivitas Kerja

15 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Krisis Iklim Ancam Produkti...
Olahraga
Barcelona Cari Dua Sumber D...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Bangladesh ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.