Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 18:00 WIB | Oleh:
Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan pendapat akhir Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026. Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (22/9).

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan pendapat akhir Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026. Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (22/9).

Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyepakati Perubahan APBD 2026 sebesar Rp79,56 triliun. Angka tersebut turun dari APBD murni DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun.

Meski terdapat penyesuaian anggaran, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan layanan dasar bagi masyarakat. Fokus tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.

Rano Karno berharap persetujuan terhadap Perubahan APBD 2026 dapat menjaga momentum perekonomian Jakarta. Ia juga berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target.

"Dengan adanya persetujuan rapat dewan terhadap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, eksekutif berharap perekonomian Jakarta di tahun 2026 akan terus meningkat dan seluruh program serta kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana," tegas Rano.

Rano turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta yang telah mengikuti proses pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026. Ia menilai proses tersebut dilakukan dengan kesungguhan, kecermatan, dan ketelitian.

"Berbagai saran, komentar dan rekomendasi dari dewan yang disampaikan selama proses pembahasan, penyelesaian dan persetujuan peraturan daerah ini menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti oleh jajaran eksekutif," katanya.

Menurut Rano, kemitraan antara eksekutif dan legislatif perlu terus dijaga dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Jakarta. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menghasilkan program kerja strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD DKI Jakarta atas persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut menjadi bagian dari proses penganggaran untuk mendukung pelaksanaan berbagai program Pemprov DKI Jakarta.

Rano berharap sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan DPRD dapat terus diperkuat dalam menjalankan pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global sekaligus pusat perekonomian yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Selain itu, pembangunan Jakarta diharapkan tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh warga. Pelaksanaan program dan kegiatan dalam Perubahan APBD 2026 menjadi salah satu bagian dari upaya mencapai tujuan tersebut.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Suhud Alynudin dan Wakil Ketua DPRD Ima Mahdiah. Sejumlah anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta lainnya juga hadir dalam rapat yang membahas persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Alwi Farhan Memperpanjang N...
Megapolitan
Perubahan APBD DKI 2026 Dis...
Ekonomi
Rupiah Hari ini Tertekan, E...
Advertisement
Alwi Farhan Memperpanjang Napas, Tundukkan Li Shi Feng, Posisi 1-2

Alwi Farhan Memperpanjang Napas, Tundukkan Li Shi Feng, Posisi 1-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.