Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikira Jurnalis Hilang di Krakatau, Identitas Jasad di Pantai Bengkulu Akhirnya Terungkap

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Dikira Jurnalis Hilang di Krakatau, Identitas Jasad di Pantai Bengkulu Akhirnya Terungkap Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Warga Kabupaten Mukomuko menemukan jasad di pantai wilayah Kecamatan XIV Koto, Kamis (24/9).

KOTA BENGKULU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko memastikan jasad laki-laki yang ditemukan di Pantai Satuan Pemukiman (SP) 10 Desa Rawa Bangun bukan merupakan bagian dari rombongan jurnalis yang hilang di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Konfirmasi BPBD tersebut menjawab dugaan tentang kemungkinan jenazah itu bagian dari rombongan jurnalis hilang dari perairan Gunung Anak Krakatau (GAK). Sebelumnya, satu jenazah di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, dikonfirmasi bagian dari salah satu korban hilang GAK.

"Yang jelas jasad ini sudah diklarifikasi kepada orang tuanya yang berasal dari Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, dan memang itu anaknya," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mukomuko Hitatun saat dihubungi dari Bengkulu, Kamis (24/9).

BPBD Kabupaten Mukomuko pada Kamis pagi menerima laporan dari warga terkait penemuan jasad laki-laki dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian tetapi masih menggunakan celana panjang di kawasan pantai Satuan Pemukiman (SP) 10 Desa Rawa Bangun, Kecamatan XIV Koto, Kamis pagi.

Kemudian, BPBD Kabupaten Mukomuko menurunkan petugasnya untuk memastikan laporan warga terkait penemuan jasad di kawasan pantai Desa Rawa Bangun, Kecamatan XIV Koto.

Hitatun mengatakan, selanjutnya pihaknya bersama dengan Basarnas dan aparat kepolisian resor setempat melakukan evakuasi jasad tersebut, dan membawanya ke RSUD Mukomuko.

"Jasad tadi sudah dievakuasi di RSUD untuk dilakukan visum dan otopsi. Selanjutnya kewenangan polisi untuk menanganinya," katanya.

Dia mengatakan, setelah penemuan jasad di pantai tersebut, berbagai pihak terkait menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai penemuan jasad.

Untuk memastikan jasad tersebut merupakan warga Kecamatan Lubuk Pinang, orang tua korban dari Desa Ranah Karya sudah didatangkan, dan memang benar jasad itu adalah anaknya.

Dia menyebutkan bahwa korban yang berasal dari wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat ini merupakan salah satu siswa SMA di Kabupaten Mukomuko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Krisis Iklim Ancam Produktivitas Kerja

16 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Krisis Iklim Ancam Produkti...
Olahraga
Barcelona Cari Dua Sumber D...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Bangladesh ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.