Kemenhub Percepat Pemulihan Bandara Pascagempa NTT
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 05:55 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pemulihan bandara terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur guna menjaga keselamatan penerbangan, memulihkan infrastruktur, serta memastikan konektivitas masyarakat tetap berjalan di wilayah tersebut.
"Pemulihan pada sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung, termasuk area terminal penumpang serta fasilitas penunjang operasional penerbangan menjadi prioritas untuk dilakukan (pemulihan)," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Selasa (1/9).
Ia menyampaikan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melakukan peninjauan langsung di sejumlah bandar udara yang terdampak gempa di wilayah NTT.
Lukman menuturkan peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur dan fasilitas penerbangan serta percepatan pemulihan pascagempa.
Dalam peninjauannya, Lukman turut didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali Cecep Kurniawan, Kepala Balai Kesehatan Penerbangan Capt. Renato Joelfian Joesaki dan Kepala Bagian Keuangan Arif Priyo Utomo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lukman melakukan peninjauan ke sejumlah bandar udara, meliputi Bandar Udara Komodo, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandar Udara Soa Bajawa, dan Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng.
Ia menegaskan peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas dan aset bandar udara pascagempa, mengidentifikasi kebutuhan, penanganan, serta memastikan langkah pemulihan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.
Dalam peninjauannya Lukman menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang melanda wilayah tersebut.
Ia mengatakan salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Bandar Udara Soa Bajawa. Berdasarkan hasil peninjauan, pemulihan pada sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung, termasuk area terminal penumpang serta fasilitas penunjang operasional penerbangan menjadi prioritas untuk dilakukan.
Lukman menegaskan hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar bagi Ditjen Perhubungan Udara dalam menentukan langkah tindak lanjut dan prioritas pemulihan terhadap fasilitas bandar udara yang terdampak.
“Kita ingin memastikan setiap kebutuhan di lapangan teridentifikasi dengan baik," ucapnya.
Selanjutnya, pihaknya segera menindaklanjuti sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan agar fasilitas bandar udara dapat segera dipulihkan dan mendukung kembali aktivitas masyarakat serta konektivitas di wilayah NTT.
Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan dampak gempa, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap tahapan pemulihan.
Selain melakukan pengecekan kondisi infrastruktur bandara, Lukman juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada jajaran di wilayah terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi para pegawai yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi pascabencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!