Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Didorong Naik Kelas, Standar Global Jadi Syarat

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Didorong Naik Kelas, Standar Global Jadi Syarat Doc: ANTARA/ Mansur S.
Ket. Ilustrasi-Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Kabupaten Lebak memasarkan melalui digitalisasi untuk meningkatkan omzet.

JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pelaku usaha modest fashion meningkatkan standar produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar global dan mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok industri fesyen Muslim internasional.

Asisten Deputi Kemitraan, Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kementerian UMKM Yogia Prihartiny mengatakan peningkatan skala dan konsistensi usaha menjadi kunci bagi UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas.

“Kunci akselerasi UMKM ada pada peningkatan skala dan konsistensi usaha,” kata Yogia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (29/9).

Yogia mengatakan pemerintah mendampingi pelaku usaha modest fashion untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga memenuhi standar industri dan permintaan buyer internasional.

Pendampingan tersebut mencakup penguatan kelembagaan, pencapaian standar mutu dan ukuran, serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Yogia mengatakan penguatan standar industri diperlukan agar UMKM modest fashion tidak hanya mampu menghasilkan produk secara konsisten, tetapi juga memenuhi kebutuhan volume pemesanan dari pasar global.

“Harapannya, UMKM modest fashion tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian utama dari supply hub yang mampu memenuhi kuantitas pemesanan (volume order) buyers internasional,” ujarnya.

Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan penguatan rantai nilai industri fesyen Muslim nasional agar peluang pertumbuhan pasar global dapat memberikan dampak lebih besar bagi pelaku usaha domestik.

Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Putu Rahwidhiyasa mengatakan Indonesia memiliki modal kuat dalam pengembangan industri fesyen Muslim.

Menurut Putu, industri fesyen Muslim Indonesia telah dua tahun berturut-turut menempati peringkat pertama dunia dalam State of the Global Islamic Economy Report (SGIER).

Namun, dia menilai posisi tersebut perlu diikuti dengan penguatan rantai nilai fesyen Muslim yang berdaya saing, termasuk dari sisi perdagangan dan ekspor.

“Nilai ekspor fesyen Muslim ke negara OKI juga dinilai, sehingga diperlukan rantai nilai fesyen Muslim yang berdaya saing,” ujar Putu.

Putu mengatakan penguatan rantai nilai perlu dilakukan secara terintegrasi dari sisi hulu hingga hilir, dengan dukungan Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Pariwisata.

Menurut dia, integrasi tersebut diperlukan untuk membangun halal value chain yang mampu menghubungkan pelaku usaha dari produksi hingga akses pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
UMKM Didorong Naik Kelas, S...
Advertisement
Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.