Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Tupac Shakur Akhirnya Terungkap, Davis Dinyatakan Bersalah atas Kematiannya

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penyelidikan atas pembunuhan Shakur tersendat selama beberapa dekade karena kurangnya bukti, tetapi kasus tersebut dihidupkan kembali ketika memoar Davis diterbitkan pada tahun 2019.

Selama bertahun-tahun, Davis berulang kali membual tentang keterlibatannya dalam pembunuhan Shakur -- dalam wawancara dengan penegak hukum dan media, dan akhirnya dalam otobiografinya, "Compton Street Legend."

Ia kemudian menarik kembali pernyataannya dan mengaku tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan tersebut.

Palal, selaku jaksa penuntut, memutar cuplikan dari berbagai pengakuan yang diduga diberikan oleh Davis sebagai bagian dari argumen penutupnya.

Michael Sanft, pengacara pembela Davis, menyebut pengakuan kliennya adalah fiksi dan kebohongan yang sebagian dirancang untuk mempromosikan bukunya.

"Anda sedang membaca buku fiksi, bukan fakta," kata Sanft kepada para juri. "Tetapi negara ingin Anda percaya bahwa ini entah bagaimana merupakan pengakuan, bahwa dia ada di sana dan hadir pada saat penembakan."

Sanft mengatakan tidak ada bukti yang mengaitkan Davis dengan pembunuhan Shakur selain pernyataan yang diberikannya sendiri.

Menjelang persidangan, pengacara Davis berusaha mencegah buku tersebut dijadikan bukti, bersama dengan pernyataan yang ia buat dalam wawancara dengan polisi pada tahun 2008.

Shakur, yang meninggal pada usia 25 tahun, adalah tokoh kunci dalam persaingan hip-hop yang mempertentangkan Pantai Timur AS melawan Pantai Barat.

Dikenal dengan lagu-lagu hits seperti "California Love" dan "All Eyez on Me," Shakur -- putra seorang anggota Black Panther -- dibesarkan di Harlem dan Baltimore, tetapi dengan cepat menjadi lambang hip hop California ketika ia menandatangani kontrak dengan Death Row Records yang berbasis di Los Angeles.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Menanti Arah The Fed - 1 September 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Arah The Fed - 1 Se...
Megapolitan
Jakarta Darurat Kebakaran, ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.