Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BTN Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi, Dorong Rumah Subsidi Segera Dihuni

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 16:10 WIB | Oleh:
BTN Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi, Dorong Rumah Subsidi Segera Dihuni Doc: BTN
Ket. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN terus memperluas penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Jambi. Selain mengejar peningkatan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), BTN juga menekankan pentingnya kualitas, kelayakan, keamanan, kesehatan, dan keterhunian rumah subsidi.

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN terus memperluas penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Jambi. Selain mengejar peningkatan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), BTN juga menekankan pentingnya kualitas, kelayakan, keamanan, kesehatan, dan keterhunian rumah subsidi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Seremonial Akad Massal KPR BTN Bersubsidi bertajuk “250 Dreams Unlocked” di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (29/8/2026). Dalam kegiatan itu, BTN bersama LIP House memfasilitasi akad KPR subsidi bagi 250 debitur sekaligus menyerahkan kunci rumah agar hunian dapat segera ditempati.

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan rumah memiliki peran yang lebih luas dibandingkan sekadar bangunan untuk tempat tinggal. Menurutnya, rumah menjadi ruang bagi keluarga untuk berinteraksi sekaligus tempat anak-anak tumbuh dan membentuk karakter.

“Rumah bukan hanya dilihat dari sisi fisik semata, tetapi bagaimana rumah bisa memberikan kenyamanan, keamanan serta kesehatan bagi penghuninya,” ujar Hirwandi.

Karena itu, BTN mendorong para debitur untuk segera menempati sekaligus menjaga dan merawat rumah yang telah mereka miliki.

Hirwandi menjelaskan, salah satu persoalan dalam upaya mengurangi backlog perumahan adalah mencocokkan kebutuhan masyarakat dengan ketersediaan lahan dan pasokan rumah. Kondisi tersebut membuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pengembang menjadi penting agar pembangunan hunian dapat dilakukan di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Akses masyarakat terhadap rumah subsidi juga terus diperluas melalui sejumlah kebijakan pemerintah. Program tersebut antara lain KPR FLPP dengan suku bunga tetap 5 persen selama masa tenor, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta, Kredit Program Perumahan (KPP), serta berbagai insentif seperti PPN, BPHTB, dan PBG.

Penyaluran FLPP di Provinsi Jambi turut didukung tingkat keterhunian rumah subsidi yang berada di atas rata-rata nasional. Berdasarkan data BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Jambi mencapai 95,07 persen, sedangkan rata-rata nasional berada di angka 94,02 persen.

Grand Citra Asri Pudak juga menjadi salah satu kawasan yang masuk dalam pemantauan BP Tapera bersama BTN KC Jambi pada Agustus 2026. Tingginya tingkat keterhunian tersebut menunjukkan bahwa rumah subsidi yang disalurkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai hunian.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan kebutuhan terhadap rumah akan terus meningkat seiring pertumbuhan wilayah perkotaan dan urbanisasi. Menurutnya, pembangunan perumahan harus berjalan beriringan dengan penyediaan berbagai fasilitas dasar agar kualitas hidup penghuni tetap terjaga.

“Kami berkomitmen akan membangun fasilitas dasarnya, yaitu pendidikan dan kesehatan, termasuk air bersih. Tiga hal ini menjadi komitmen kami,” ujar Maulana.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan kawasan perumahan memperhatikan ketentuan tata ruang dan kondisi lingkungan. Pengembangan hunian diharapkan tidak dilakukan di kawasan resapan air maupun wilayah yang memiliki risiko banjir sehingga masyarakat dapat tinggal dengan aman dan nyaman.

CEO LIP House Raymond Tanoto menyebut pelaksanaan akad massal 250 KPR subsidi menjadi salah satu pencapaian penting bagi perusahaan. Menurutnya, keberhasilan proyek perumahan tidak cukup diukur berdasarkan jumlah unit yang dibangun, tetapi juga dari jumlah masyarakat yang akhirnya memperoleh tempat tinggal.

“Ini menjadi milestone bagi kami. Sebanyak 250 unit ini bukan hanya mau kami hitung sebagai unit, tetapi kami ingin menghitung bahwa hari ini kami membantu 250 orang menerima rumah baru,” ujar Raymond.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak

Jakarta Butuh Hub Logistik di Utara Jakarta

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Jakarta Butuh Hub Logistik ...

Muktamar NU ke-35 Ricuh, Polemik Masa Iddah Politik Jadi Pemicu

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Muktamar NU ke-35 Ricuh, Po...
Advertisement
Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

30 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.