Antisipasi Lonjakan ISPA, Pemprov Kalimantan Timur Minta Warga Memakai Masker
📅 Minggu, 30 Agu 2026, 14:46 WIB | Oleh: Tim PenulisSAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 20 persen akibat musim kemarau.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya, Mualimin, di Samarinda, Minggu (30/8), mengatakan terdapat peningkatan kasus ISPA di sejumlah kabupaten/kota seiring kondisi kemarau.
"Peningkatan tersebut masih berada pada kisaran 10–20 persen, masuk peningkatan kasus fluktuatif wajar karena siklus musiman," kata Jaya.
Berdasarkan data Dinkes Kaltim sejak Januari sejumlah daerah mencatat kasus ISPA cukup tinggi.
Kota Balikpapan tercatat sebanyak 66.468 kasus, disusul Samarinda 48.230 kasus, Kutai Kartanegara 29.153 kasus, dan Kutai Barat 7.562 kasus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, risiko gangguan saluran pernapasan meningkat akibat paparan debu di tengah kondisi cuaca yang kering dan berangin.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan," jelasnya.
Menurut Jaya, kondisi kemarau menyebabkan tingkat kekeringan meningkat. Kondisi tersebut, ditambah dengan angin yang cukup kencang, membuat debu lebih mudah beterbangan dan berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
Paparan debu tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh anak-anak dan kelompok rentan. Langkah sederhana seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dinilai dapat membantu mengurangi risiko penularan.
Selain memakai masker, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila mengalami keluhan atau gejala gangguan pernapasan.
"Dinas Kesehatan bersama jajaran di daerah terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mendorong langkah pencegahan. Kami berharap masyarakat turut menjaga kesehatan," imbuhnya.
Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim dalam mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus menjaga kesehatan masyarakat agar tetap sehat dan produktif di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!