Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Muslim Tembus Rp5.974 T, Industri Halal RI Kian Menjanjikan

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konsumsi Muslim Tembus Rp5.974 T, Industri Halal RI Kian Menjanjikan Doc: ANTARA/ Putra M. Akbar.
Ket. Pelaku usaha menunjukkan produk bandeng presto yang tersertifikasi halal saat bazar UMKM di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten.

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan keunggulan industri halal Indonesia yang ditopang besarnya pasar domestik dan kuatnya basis industri domestik, dengan estimasi konsumsi rumah tangga masyarakat Muslim pada semester I 2026 mencapai Rp5.974,9 triliun.

"Memiliki dua pendekatan kekuatan, yaitu pasar domestik yang besar, yang kedua ini juga menjadi keunggulan kita bahwa basis industri kita sudah kuat, dan sudah berkembang" kata Menperin dalam acara Industrial Festival x Halal Indo 2026 di Tangerang, Banten, Kamis (24/9).

Menurut dia, besarnya basis konsumen tersebut menjadi salah satu modal utama bagi Indonesia untuk mengembangkan industri halal sekaligus memperkuat posisi di pasar global.

Selain memiliki pasar domestik yang besar, Agus mengatakan industri halal Indonesia telah memasuki pasar global. Ekspor produk industri halal Indonesia tercatat sekitar 35,72 miliar dolar AS, sedangkan impornya mencapai sekitar 17,47 miliar dolar AS.

Kontribusi industri halal terhadap Industri Pengolahan Non-Migas (IPNM) mencapai Rp1.102 triliun atau sekitar 50,55 persen dari total IPNM.

Menperin menilai capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi industri halal sebagai salah satu penggerak pertumbuhan sekaligus peningkatan daya saing industri nasional.

"Potensi ini yang ingin memanfaatkan bukan hanya Indonesia, negara-negara lain juga. Makanya saya sampaikan, ini perang ekonomi yang harus kita menangkan, perang dagang yang harus kita menangkan," kata Menperin,

Di sisi lain, Menperin menekankan bahwa pengembangan industri halal juga perlu diiringi kesiapan dalam menghadapi perluasan implementasi kewajiban sertifikasi halal.

Ia menyampaikan implementasi kewajiban sertifikasi halal telah berjalan sejak 2024 untuk sejumlah produk pada usaha menengah dan besar. Selanjutnya, mulai 18 Oktober 2026, tahapan berikutnya akan memperluas cakupan produk dan pelaku usaha.

Menurut Agus, perluasan tersebut membawa sejumlah tantangan, pertama adalah kesiapan bahan baku dan rantai pasok, termasuk ketersediaan bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong yang memenuhi persyaratan halal.

Selain itu, integritas proses produksi dan fasilitas industri perlu dijaga pada seluruh tahapan, mulai dari produksi, penyimpanan, pengemasan hingga distribusi, termasuk ketika terjadi perubahan bahan, pemasok, maupun proses produksi.

Tantangan berikutnya adalah kapasitas ekosistem sertifikasi. Perluasan cakupan wajib halal akan meningkatkan kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, pemeriksaan, dan pengujian sehingga kapasitas LPH, auditor, laboratorium, serta sumber daya manusia perlu terus diperkuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Cabai Rawit Rp102.250/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp102.250...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.