Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Pesawat Dikerahkan untuk Menangani Kabut Asap Karhutla di Kalteng-Kalsel

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Pesawat Dikerahkan untuk Menangani Kabut Asap Karhutla di Kalteng-Kalsel Doc: Antara
Ket. Tim operasi modifikasi cuaca (OMC) memuat bahan semai ke dalam pesawat sebelum melakukan penerbangan untuk meningkatkan potensi hujan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, Rabu (23/9/2026).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan tiga armada pesawat Cessna Caravan untuk mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna meredam kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menegaskan bahwa perkuatan armada udara yang dilakukan sejak Selasa (22/9) tersebut bertujuan untuk mendatangkan hujan buatan di wilayah terdampak karhutla.

"Asap ini tidak ada teknologi untuk menghilangkannya, hanya ada dua cara, yakni angin dan hujan. Sekecil apa pun potensi adanya awan hujan, kami maksimalkan untuk modifikasi cuaca," kata dia.

Dia memaparkan bahwa tiga bandar udara disiagakan sebagai posko operasi udara, yakni Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Bandara Iskandar (Pangkalan Bun) di Kalteng, serta Bandara Syamsudin Noor (Banjarbaru) di Kalsel.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi hingga Rabu (23/9), pesawat PK-FPU dari Palangkaraya telah menyemai 1.000 kg Natrium Klorida (NaCl) di Murung Raya, sedangkan pesawat PK-YNA dari Pangkalan Bun menyemai 1.600 kg NaCl di wilayah Pulang Pisau dan Tabalong.

Sementara itu, pesawat PK-SNK dari Banjarbaru menyelesaikan empat sortie penerbangan dengan menyebar 4.000 kg NaCl di Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Tapin.

"Pascaoperasi modifikasi cuaca, hujan dengan intensitas sedang dilaporkan turun di wilayah Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Desa Gunung Batu Kalimantan Selatan, dan Desa Padangin Kalimantan Selatan," kata Suharyanto

Dia memastikan operasi modifikasi cuaca akan terus dilanjutkan secara fleksibel sesuai kemunculan potensi awan hujan guna menuntaskan masalah kabut asap di Pulau Kalimantan.

"Pelaksanaan OMC akan terus disesuaikan dengan kondisi cuaca, hasil pemantauan lapangan, serta kebutuhan penanganan di wilayah terdampak," cetusnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.