Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penambahan Unit Layanan Kesehatan Khusus Bedah Hewan

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penambahan Unit Layanan Kesehatan Khusus Bedah Hewan Doc: Antara
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah Hewan di RSH Banyuwangi, Jawa Timur. Kamis (24/9/2026)

Banyuwangi - Rumah Sakit Hewan (RSH) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meningkatkan layanan kesehatan hewan dengan menghadirkan unit layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan.

Unit layanan khusus ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga, itu melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya telah tersedia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap penanganan kesehatan hewan yang lebih spesifik.

"Unit tambahan ini melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya sudah ada," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meresmikan tersebut dalam rangkaian peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 di RSH Banyuwangi, Kamis.

Menurut dia, pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hewan, sekaligus memperkuat keberadaan RSH Banyuwangi sebagai fasilitas kesehatan hewan rujukan.

Keberadaan unit layanan ini, lanjut Ipuk, sangat bermanfaat bagi Banyuwangi, mengingat Banyuwangi dikelilingi tiga taman nasional yang dihuni oleh beragam fauna.

"Tentu ini akan menunjang kinerja BKSDA dan teman-teman taman nasional terkait penanganan fauna, dan kalau terjadi kasus terhadap hewan tertentu, harapan kami akan memudahkan dan mempercepat penanganannya," ujar dia.

Dekan FIKKIA Universitas Airlangga, Rahadian Indarto Susilo menyampaikan bahwa unit layanan penyakit dalam dan bedah hewan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan hewan secara lebih spesifik.

"Salah satu contohnya, unit ini bisa melayani operasi melahirkan bagi hewan yang tidak bisa melahirkan secara normal, lalu ada juga operasi tumor atau patah tulang," katanya.

Terdapat lima bidang yang dapat ditangani, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi dan patologi anatomi. Layanan ini didukung sejumlah peralatan pemeriksaan, di antaranya hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG) X-Ray, pemeriksaan histopatologi, serta pemeriksaan parasit.

Layanan khusus tersebut juga diperkuat dengan kehadiran dokter hewan yang memiliki keahlian di berbagai bidang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
OTT Dini Hari di Surabaya D...

Basmi Narkoba, Tim Gabungan Kembali Obrak-abrik Kampung Ambon

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Basmi Narkoba, Tim Gabungan...

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Penumpang LRT Sumsel Diimba...

Hati-hati Menerapkan Kembali Sistem Tinggal Kelas

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hati-hati Menerapkan Kembal...

Pejabat Eksekutif Netflix Doug Belgrad Kena PHK

53 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Pejabat Eksekutif Netflix D...
Daerah
Kanwil BPN Jabar: Sebagian ...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.