Rahasia Umur Panjang pada Kemampuan Sel Imun untuk Terus Beradaptasi
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 07:33 WIB | Oleh: Haryo BronoDengan kata lain, sistem imun pada orang yang berusia sangat lanjut mungkin bukan sistem yang pasif. Sebaliknya, sebagian komponennya dapat terus bereaksi terhadap lingkungan biologis yang berubah.
Apakah Berkaitan dengan Kanker?
Salah satu temuan menarik muncul ketika para peneliti membandingkan reseptor dari klon CD4 CTL dominan dengan data yang tersimpan dalam basis data publik. Hasil pencarian menemukan hampir tiga lusin kecocokan dengan sekuens yang berasal dari orang-orang yang telah didiagnosis mengalami kanker.
Jenis kanker yang tercakup dalam kecocokan tersebut antara lain kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker hati. Temuan ini menarik karena peserta berusia 100 tahun lebih dalam penelitian tersebut tidak diketahui pernah mengalami kanker-kanker tersebut.
Para peneliti kemudian mengajukan kemungkinan bahwa sel-sel imun tersebut mungkin pernah merespons target abnormal yang memiliki karakteristik tertentu yang juga ditemukan pada sel kanker.
Namun, peneliti berhati-hati dalam menafsirkan hasil tersebut. Kecocokan reseptor tidak berarti bahwa para supercentenarian memiliki kanker yang tidak terdeteksi. Temuan tersebut juga belum membuktikan bahwa sel CD4 CTL secara langsung mencegah munculnya kanker.
Petunjuk Baru tentang Umur Panjang
Seiring bertambahnya usia, tubuh menghadapi peningkatan jumlah sel abnormal. Sel-sel tersebut dapat berupa sel yang mengalami penuaan atau senescence, maupun sel yang mengalami perubahan dan berpotensi berkembang menjadi kanker.
Sistem imun memiliki peran penting dalam mengenali dan mengendalikan sel-sel tersebut. Jika sistem imun tetap mampu beradaptasi terhadap perubahan tersebut, ada kemungkinan mekanisme tersebut ikut berkontribusi terhadap kesehatan pada usia lanjut. Namun, penelitian ini belum membuktikan hubungan sebab-akibat.
Yang ditunjukkan penelitian adalah adanya pola menarik: orang yang mencapai usia 110 tahun atau lebih memiliki proporsi CD4 CTL yang lebih tinggi dan menunjukkan bukti ekspansi klonal yang kuat. Pola tersebut membuka kemungkinan bahwa kemampuan mempertahankan respons imun tertentu menjadi salah satu karakteristik biologis yang dimiliki sebagian supercentenarian.
Pada akhirnya, rahasia umur panjang kemungkinan tidak hanya terletak pada kemampuan tubuh untuk memperlambat kerusakan, tetapi juga pada kemampuan sistem biologis untuk terus menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi sepanjang kehidupan. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!