Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ajang Lari di Bali Libatkan Pelari dalam Aksi Sosial dan Pengurangan Emisi

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 20:10 WIB | Oleh:
Ajang Lari di Bali Libatkan Pelari dalam Aksi Sosial dan Pengurangan Emisi Doc: Maybank Indonesia
Ket. Para pelari penggerak inspirasi Maybank Marathon Run for Charity (MMRFC) bersama mitra keberlanjutan. Pada 2026, MMRFC berhasil menghimpun donasi sebesar Rp933,7 juta, meningkat 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, untuk disalurkan kepada penerima manfaat melalui enam mitra keberlanjutan.

JAKARTA — Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa yang digelar di Bali pada 23 Agustus 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga bagi ribuan pelari. Penyelenggaraan lomba juga menjadi bagian dari berbagai upaya keberlanjutan yang melibatkan pelari, mitra, komunitas, dan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Salah satu program yang kembali dihadirkan adalah Maybank Marathon Run for Charity (MMRFC). Pada 2026, program tersebut melibatkan 35 pelari penggerak inspirasi bersama enam mitra keberlanjutan dan berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp933.711.005.

Nilai donasi tersebut meningkat 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada penerima manfaat melalui mitra keberlanjutan yang terlibat dalam program.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan keterlibatan pelari menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas dampak Maybank Marathon di luar kegiatan olahraga.

“Maybank Marathon kami bangun bukan hanya sebagai ajang olahraga, melainkan juga sebagai platform yang mempertemukan semangat berlari dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Steffano.

Menurut dia, MMRFC memperlihatkan bagaimana partisipasi pelari dapat diarahkan untuk menghasilkan dampak sosial. Pendekatan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan misi Maybank Indonesia, yakni “Humanising Financial Services”.

Pelari Ikut Menjaga Kebersihan Lintasan

Keterlibatan peserta dalam agenda keberlanjutan juga diwujudkan melalui Jejak Hijau Runner. Program ini melibatkan pelari yang bertugas sebagai pacer bagi kelompok peserta kategori Marathon dengan target waktu sub-6 jam 30 menit dan sub-7 jam.

Selain membantu peserta menjaga ritme hingga garis finis sebelum batas waktu perlombaan atau cut-off time, para Jejak Hijau Runner membawa pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan selama berada di lintasan.

Salah satu bentuk aksinya adalah mengambil sampah yang ditemukan di sepanjang rute marathon. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari gerakan Jejak Hijau Maybank Marathon yang mendorong peserta dan ekosistem perlombaan untuk ikut mengurangi dampak lingkungan.

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, mengatakan keterlibatan pelari diperlukan untuk membangun penyelenggaraan marathon yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.

“Melalui Jejak Hijau Runner, kami ingin menunjukkan bahwa setiap pelari dapat mengambil bagian dalam perjalanan sustainability Maybank Marathon,” kata Maria.

Ia mengatakan keberadaan Jejak Hijau Runner bukan hanya berkaitan dengan membantu peserta lain menyelesaikan lomba, melainkan juga mengajak pelari menjaga lingkungan sepanjang perjalanan.

Emisi Menjadi Dasar Roadmap Jejak Hijau

Upaya pengurangan dampak lingkungan tersebut dilakukan dengan mengacu pada hasil pengukuran jejak karbon penyelenggaraan Maybank Marathon 2025.

Pengukuran tersebut mencatat emisi sebesar 4.336 ton karbon dioksida ekuivalen ($\text{tCO}_2\text{e}$). Aktivitas pelari, terutama yang berkaitan dengan transportasi dan akomodasi, menjadi salah satu sumber emisi terbesar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Megapolitan
Presiden Prabowo Serahkan B...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.