Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Bantu Zahira, Siswi Sekolah Rakyat di Solok, Miliki Rumah Layak

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Bantu Zahira, Siswi Sekolah Rakyat di Solok, Miliki Rumah Layak Doc: Antara
Ket. Bupati Solok Jon Firman Pandu mengunjungi rumah salah seorang warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kemensos senilai Rp50 juta di Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Solok - Seorang siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Zahira, menerima bantuan bedah rumah senilai Rp50 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Rabu (16/9), mengatakan bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto melalui Kemensos yang diwujudkan dengan pembangunan rumah baru bagi Zahira dan keluarganya di Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemensos atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Solok, khususnya keluarga Zahira.

Selain bantuan dari Kemensos, Jon Firman Pandu secara pribadi memberikan bantuan Rp5 juta, sedangkan anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis memberikan Rp2 juta untuk mendukung pembangunan rumah tersebut.

Pembangunan diawali dengan pembongkaran rumah lama yang kemudian akan digantikan dengan bangunan baru. Bupati Jon Firman Pandu bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat turut bergotong royong dalam proses awal pembangunan.

Ia berharap pembangunan rumah tersebut dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi Zahira dan keluarganya. Bantuan tersebut juga diharapkan diikuti pemberdayaan sosial ekonomi sehingga kondisi keluarga penerima bantuan dapat semakin sejahtera.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Solok Retni Humaira menjelaskan rumah bantuan tersebut direncanakan bertipe 36 dengan ukuran enam kali enam meter dan dilengkapi dua kamar tidur.

Pembangunan rumah bagi Zahira ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

Selain bantuan pembangunan dari Kemensos, pengembang yang bekerja sama dengan Pemkab Solok melalui DPRKPP juga memberikan bantuan berupa keramik.

"Pembangunan rumah bantuan itu diawali dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama jajaran pemerintah daerah, Kemensos RI, DPRD, pemerintah nagari dan masyarakat setempat," ujar Retni.

Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos I Ketut Supena mengatakan bantuan kepada keluarga Zahira tidak hanya berupa pembangunan rumah, tetapi juga pemberdayaan sosial ekonomi bagi orang tua penerima bantuan.

“Orang tuanya nanti kita kasih pemberdayaan sosial ekonomi,” ujar dia saat kegiatan pembangunan rumah bantuan di Kabupaten Solok.

Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan secara terpadu dengan menyasar kebutuhan pendidikan anak, tempat tinggal yang layak, serta peningkatan kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan sosial ekonomi.

“Anaknya kita sekolahkan, orang tuanya kita berdayakan, rumahnya kita bangun,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Hiu paus terdampar di Bantul

1 jam lalu | Wahyu AP

Rona
Hiu paus terdampar di Bantul
Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Luar Negeri
PBB Terpaksa Kurangi Bantua...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.