WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 19:51 WIB | Oleh: OpikKemkomdigi Panggil Meta
Sementara itu tempat yang sama, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memanggil perusahaan teknologi Meta untuk meminta keterangan terkait ramainya keluhan pengguna WhatsApp yang akunnya tiba-tiba diblokir.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengatakan pihaknya telah bertemu langsung dengan perwakilan Meta untuk membahas hal tersebut.
"Jadi hari ini kami menindaklanjuti untuk memanggil tim dari Meta, utamanya yang terkait dengan WhatsApp," kata Alexander saat ditemui di Kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Rabu.
Alexander menjelaskan, Kemkomdigi telah mengirim surat pertama kepada Meta pada tanggal 14 Agustus 2026 untuk meminta klarifikasi soal pemblokiran massal akun WhatsApp.
Menurutnya, dalam jangka waktu satu minggu sejak surat tersebut dikirim Meta tidak merespons permintaan klarifikasi dari Kemkomdigi.
Oleh karena itu, Meta dipanggil untuk hadir secara langsung ke Kantor Kemkomdigi guna memberikan penjelasan kepada pemerintah.
"Karena sampai jam kerja selesai tidak ada respons dari Meta, sehingga kami memanggil Meta untuk bisa hadir secara fisik di tempat kami untuk memberikan penjelasan langsung kepada pemerintah," ujar Alexander.
Diketahui, para pengguna WhatsApp di sejumlah negara, termasuk Indonesia, mengeluhkan akun mereka diblokir dan berstatus “dalam peninjauan” oleh Meta.
Berdasarkan keluhan pengguna yang diunggah di berbagai platform media sosial, banyak dari mereka tiba-tiba tidak dapat mengakses akun WhatsApp.
Saat mencoba mengakses akun, WhatsApp menampilkan pemberitahuan yang menyebut aktivitas akun dan informasi perangkat sedang diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap Ketentuan Layanan.
Pengguna juga diberi tahu bahwa hasil pemeriksaan biasanya akan disampaikan dalam waktu 24 jam.
Dilansir dari laporan Tech Crunch, Meta mengakui adanya masalah tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan sedang berupaya memulihkan akses ke akun-akun yang terdampak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!