Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

XLSMART Perkuat Kebutuhan AI dan Cloud, Siapkan Kabel Laut Golden Buoy 8.000 Km

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 13:57 WIB | Oleh:
XLSMART Perkuat Kebutuhan AI dan Cloud, Siapkan Kabel Laut Golden Buoy 8.000 Km Doc: ANTARA/Jessica
Ket. Group Head Internasional Carrier Wholesale and Submarine XL Smart for Business, Alwin Syahriadi (kedua dari kanan) dalam pendaratan kabel laut (Golden Buoy) di Tanjung Bemban.

BATAM - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyiapkan sistem komunikasi kabel laut (SKKL) Golden Buoy sepanjang sekitar 8.000 kilometer untuk memperkuat kapasitas konektivitas internasional Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan komputasi awan (cloud).

Group Head Internasional Carrier Wholesale and Submarine XL Smart for Business, Alwin Syahriadi di Batam, Jumat mengatakan kabel laut yang menghubungkan Indonesia, Singapura hingga Jepang tersebut memasuki tahapan penting dengan dilakukannya pendaratan kabel di Tanjung Bemban, Batam, Kepulauan Riau.

“Bagi kami, kabel adalah investasi strategis untuk memastikan konektivitas Indonesia siap menghadapi kebutuhan ekonomi digital yang terus tumbuh,” kata Alwin.

Proyek tersebut mulai dikerjakan sejak Desember 2024 melalui kolaborasi XLSMART dengan sejumlah mitra global, yakni Meta, Grup Telecom, IPS Inc, Telekom Malaysia dan SoftBank Jepang, serta didukung teknologi dari NEC.

“Golden Buoy ditargetkan mulai beroperasi pada 2028,” ujar dia.

Ia menjelaskan sistem tersebut nantinya menghubungkan jaringan pusat data di Batam dengan sejumlah jaringan konektivitas digital di kawasan Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Jepang.

Menurut Alwin, pembangunan infrastruktur kabel laut berkapasitas besar menjadi langkah penting untuk menyediakan konektivitas internasional yang andal dan dapat dikembangkan sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan data.

“Langkah ini mempertegas komitmen XLSMART dalam menyediakan konektivitas internasional yang berkapasitas besar, andal dan dapat diskalakan guna mendukung kebutuhan cloud, AI, serta pertumbuhan ekonomi digital nasional,” ujar dia.

Pemilihan Tanjung Bemban, Kota Batam sebagai titik pendaratan juga dilakukan secara strategis seiring dengan pertumbuhan Batam sebagai salah satu hub bagi hyperscaler dan ekosistem digital regional, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat.

Kehadiran Golden Buoy diharapkan dapat memperkuat konektivitas Batam dengan jaringan digital regional sekaligus mendukung kebutuhan infrastruktur bagi perkembangan pusat data dan layanan digital di Indonesia.

XLSMART menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, instansi regulator, para mitra serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sistem komunikasi kabel laut tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

26 menit yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.