Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jakarta Timur Siapkan Tiga Lokbin untuk Relokasi PKL di Kramat Jati

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jakarta Timur Siapkan Tiga Lokbin untuk Relokasi PKL di Kramat Jati Doc: ANTARA
Ket. Aktivitas pedagang kerang dan ikan di bahu jalan dan trotoar di kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Selasa (25/8/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menyiapkan tiga lokasi binaan (Lokbin) sebagai alternatif relokasi pedagang kaki lima (PKL) dalam rangka penataan kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati.

"Ada tiga lokasi yang menjadi kandidat relokasi para pedagang PKL di kawasan Kramat Jati," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/8).

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk segera menata kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, termasuk merelokasi PKL yang memicu kemacetan dan membuat kumuh di sekitar kawasan Kramat Jati.

Ketiga lokasi tersebut adalah Lokbin Kramat Jati yang berada di samping Lippo Plaza Kramat Jati, Lokbin Cililitan, dan Lokbin Nusa.

Menurut Munjirin, penyediaan lokasi alternatif ini menjadi bagian penting dalam penataan karena pemerintah tidak bermaksud menghentikan aktivitas perdagangan masyarakat, melainkan memindahkannya dari bahu jalan dan trotoar ke tempat yang sesuai dengan ketentuan.

"Intinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penataan kawasan Jalan Raya Bogor Kramat Jati, bukan melarang pedagang untuk berjualan. Namun, kami relokasi kegiatan perdagangan ke tempat yang sesuai dengan ketentuan," jelasnya.

Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 621 tempat yang disiapkan untuk menampung pedagang. Penempatan tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi melalui pemetaan berdasarkan jenis dagangan dan kesesuaian lokasi.

Dia menyebut, sejumlah kios kosong di tiga Lokbin dapat menjadi salah satu pilihan untuk menampung pedagang yang saat ini menjalankan kegiatan usaha di kawasan Jalan Raya Bogor.

"Lokbin Kramat Jati memiliki kapasitas yang cukup besar, terdapat 114 kios kosong, Lokbin Cililitan 21 kios kosong dan Lokbin Nusa 27 kios kosong," ucap Munjirin.

Dengan ketersediaan tersebut, pihaknya bersama Perumda Pasar Jaya akan melakukan pengaturan lebih lanjut terkait pembagian kios dan los berdasarkan jenis komoditas serta kebutuhan pedagang.

Pedagang yang menjual berbagai komoditas, seperti daging, ayam, ikan, dan kerang, akan menjadi bagian dari penataan tersebut.

"Baik pedagang daging, ayam, ikan, maupun kerang, kapasitas serta pembagian kios dan los selanjutnya akan difinalisasi oleh PD Pasar Jaya," ujar Munjirin.

Selain itu, PD Pasar Jaya Kramat Jati juga telah menyatakan kesiapannya untuk menampung pedagang sesuai kapasitas dan pengaturan yang tersedia.

Pemkot Jaktim juga memastikan proses relokasi dilakukan secara terkoordinasi dan humanis dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.