Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Buruk Ancam Teluk Tomini, KSOP Gorontalo Minta Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan.

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 12:54 WIB | Oleh:
Cuaca Buruk Ancam Teluk Tomini, KSOP Gorontalo Minta Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah kapal nelayan di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, memilih untuk tidak melaut akibat cuaca buruk, Minggu (26/7).

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mengimbau nelayan yang beraktivitas di sepanjang kawasan Teluk Tomini untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut karena cuaca buruk.

Kepala KSOP Gorontalo Jasra Yuzi Irawan di Gorontalo, Minggu, mengatakan pihaknya meminta kepada nelayan untuk memastikan dan memeriksa kondisi cuaca serta gelombang laut terlebih dahulu, sebelum memutuskan berangkat mencari ikan.

"Kami mengimbau para nelayan yang berada di sepanjang Teluk Tomini agar lebih berhati-hati dalam melakukan penangkapan ikan," kata Jasra.

Para nelayan diwajibkan memantau kondisi laut terlebih dahulu, jika memang tidak memungkinkan, sebaiknya menunda aktivitas melaut demi keselamatan.

Selain memantau secara langsung dari bibir pantai, masyarakat juga diminta untuk terus memeriksa informasi cuaca atau edaran yang dikeluarkan oleh pihak otoritas terkait.

Menurut informasi, kata dia, kondisi cuaca ekstrem tersebut mulai berdampak pada pasokan komoditas laut, karena kurangnya nelayan yang melaut membuat harga ikan di pasaran mulai merangkak naik.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin di kawasan Teluk Tomini saat ini berkisar antara 20 sampai 25 knot.

Sementara untuk ketinggian gelombang air laut di sebagian besar kawasan Teluk Tomini, sampai dengan saat ini diperkirakan mencapai 1,5 sampai 2,5 meter.

Kondisi cuaca buruk itu, cukup memiliki risiko bagi aktivitas pelayaran, khususnya bagi kapal-kapal nelayan berukuran kecil yang biasa melakukan penangkapan ikan di kawasan tersebut.

Ia mengatakan pantauan radar cuaca saat ini juga menunjukkan wilayah Teluk Tomini termasuk dalam indikator risiko tinggi, dimana area tersebut ditandai dengan embusan angin yang cukup kencang.

Demi keselamatan pelayaran dan aktivitas lainnya di kawasan Teluk Tomini, pihaknya merekomendasikan kepada masyarakat khususnya nelayan dan jasa angkutan laut lainnya, untuk selalu memperbarui informasi dari pihak terkait secara berkala sebelum melakukan aktivitas di laut.

"Sebagai langkah antisipasi keselamatan pelayaran, KSOP Gorontalo sebelumnya juga telah menunda jadwal keberangkatan satu armada kapal feri sejak Jumat (24/7) akibat faktor cuaca buruk tersebut," ujar dia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...

Bulan Imunisasi Kejar Nasional

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
Bulan Imunisasi Kejar Nasional

Serangan Russia ke Ukraina Tewaskan Belasan Jiwa

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia ke Ukraina ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.