Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Houthi Ultimatum Siap Gempur Sektor Ekonomi Saudi

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 20:38 WIB | Oleh:
Kelompok Houthi Ultimatum Siap Gempur Sektor Ekonomi Saudi Doc: Istimewa

MOSKOW - Gerakan Ansar Allah Yaman, yang juga dikenal sebagai Houthi, akan membalas setiap serangan Arab Saudi dengan menyerang fasilitas ekonomi negara tersebut, kata Mohammed al-Bukhaiti, anggota kantor politik gerakan itu, kepada RIA Novosti.

"Ya, tentu saja. Kami akan membalas," kata al-Bukhaiti ketika ditanya tentang kemungkinan serangan terhadap fasilitas ekonomi Arab Saudi.

Konfrontasi antara Arab Saudi dan Houthi meningkat pada Juli setelah serangan terhadap bandara di Sanaa yang dikuasai Houthi.

Houthi menuding Arab Saudi berada di balik serangan tersebut, dan mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah fasilitas Saudi, termasuk Bandara Abha.

Sebagai balasan, Arab Saudi kembali melancarkan serangan terhadap wilayah-wilayah Yaman yang dikuasai gerakan tersebut.

Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah dan pemberontak Houthi sejak 2014.

Situasi memburuk pada Maret 2015 ketika koalisi Arab pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, melancarkan operasi melalui udara, darat, dan laut untuk mengalahkan Houthi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.