Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengulik Kekhasan Lokal lewat Festival Kulineran

2 Jumat, 18 Sep 2026, 03:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengulik Kekhasan Lokal lewat Festival Kulineran Mengulik Kekhasan Lokal lewat Festival Kulineran Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Suasana demo memasak bolu kukus sukun dalam Festival Pangan Lokal di Lapangan Sepak Bola Pulau Kelapa, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu.

JAKARTA – Berbagai kekhasan lokal harus terus dipertahankan apa pun caranya. Salah satu yang dilakukan Kabupaten Kepulauan Seribu antara lain dengan menggelar Festival Pangan Lokal.

Festival digelar di Kelurahan Pulau Kelapa oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Pemkab bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Komunitas Orang ­Pulo.

Festival mengangkat warisan kuliner sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu. “Festival ini digelar untuk mengenalkan kekayaan pangan lokal sebagai bagian dari warisan budaya,” kata Sekretaris Camat Kepulauan Seribu Utara, Supriyadi, di Jakarta, Kamis.

Supriyadi menilai pelaksanaan festival itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mengolah, sekaligus melestarikan pangan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan warga Kepulauan Seribu.

“Festival ini menjadi wadah untuk mengenalkan pangan lokal sebagai bagian dari budaya masyarakat sekaligus mendorong kreativitas dan potensi ekonomi warga,” katanya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal bahan pangan yang tumbuh dan dikonsumsi masyarakat Kepulauan Seribu.

Festival Pangan Lokal juga menjadi sarana edukasi sejak dini agar anak-anak semakin mengenal pangan lokal di wilayah kepulauan.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival, mulai seni tari dan pencak silat, demonstrasi memasak bolu kukus sukun, lomba kreasi olahan pisang, ubi, jagung, dan singkong, hingga bazar jajanan tradisional. Peserta juga mengikuti talkshow bertajuk “Pangan Lokal sebagai Warisan Budaya dan Kekuatan Ekonomi Rakyat.”

Talkshow bersama Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jakarta Desse Yussubrasta, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang memberikan edukasi mengenai keamanan pangan.

Dalam kesempatan sama, Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Utara, Sahdan, mengungkapkan, Festival Pangan Lokal di Pulau Kelapa tidak hanya mempererat warga, tetapi juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi pangan lokal kepada wisatawan. Sahdan berharap festival tersebut dapat menjadi ruang promosi bagi produk olahan masyarakat.

Menurutnya, semakin kekayaan pangan khas Kepulauan Seribu dikenal, membuat peluang pengembangan ekonomi warga dan sektor pariwisata juga semakin terbuka. “Kami ingin potensi pangan lokal juga bisa semakin dikenal wisatawan, sehingga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat,” jelasnya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.