Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdampak Banjir, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jembatan Aih Bobo

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 05:32 WIB | Oleh:
Terdampak Banjir, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jembatan Aih Bobo Doc: antara foto
Ket. Jembatan Aih Bobo, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh yang terdampak banjir.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani Jembatan Aih Bobo, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh yang terdampak banjir akibat luapan sungai setelah hujan berintensitas tinggi selama enam hari, sejak 9 September 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan akses jalan dan jembatan memiliki peran strategis untuk mendukung pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Karena itu, kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami,” kata dia dalam keterangan di Jakarta, Kamis (17/9).

Luapan sungai menyebabkan akses jalan penghubung sementara pada eksisting Jembatan Aih Bobo kembali terputus. Bencana ini menjadi kejadian ketiga setelah sebelumnya kawasan tersebut terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 dan kembali mengalami kerusakan jembatan sementara pada Juni 2026.

Sebagai upaya penanganan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melakukan penanganan sisa puing jembatan sementara, termasuk gorong-gorong pipa baja atau Armco.

Tim BPJN Aceh juga memasang area pembatas dengan safety line. Untuk sementara, masyarakat menggunakan jembatan kayu sebagai akses penyeberangan.

Selain itu, Kementerian PU turut memulihkan akses ruas Jalan Nasional Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, yang tertutup longsoran di tujuh tempat,yakni satu lokasi di kawasan Meloak, empat lokasi di Durin Daun, dan dua lokasi di kawasan Air Panas.

Untuk memulihkan konektivitas, tim BPJN Aceh bersama penyedia jasa Hutama Karya dan masyarakat setempat langsung melakukan penanganan material menggunakan ekskavator, wheel loader, dan backhoe loader.

Untuk memperkuat upaya pengendalian sedimen akibat banjir, Kementerian PU telah membangun sabo dam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.

Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 3–4 minggu sehingga bangunan dapat difungsikan meskipun belum seluruh pekerjaan selesai.

Saat ini, pekerjaan yang tersisa meliputi pembangunan sayap kanan dan kiri serta penambahan tinggi badan sabo dam. Dalam pelaksanaannya, ketersediaan material semen menjadi salah satu kendala di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Veda Pratama Optimistis Bis...

Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

58 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Pariwisata Indonesia Catat ...
Ekonomi
KKP dan Kemenkeu Perkuat Ta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.