Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi
📅 Senin, 24 Agu 2026, 17:17 WIB | Oleh: SujarJakarta, 24/8 (ANTARA) - Polisi menangkap "debt collector" yang diduga memaksa masuk paksa ke dalam mobil dan melakukan kekerasan pada pengendara yang tengah melaju di kawasan Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat.
“Laporannya ke Polsek Cengkareng dan pelaku sudah diamankan,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Namun, Nasriadi belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas pelaku, kronologi penangkapan, maupun duduk perkara dalam kasus tersebut.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom juga membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan polisi. “Pelakunya sudah diamankan,” ujar Gultom.
Sebelumnya, viral di media sosial aksi "debt collector" yang diduga memaksa masuk ke dalam mobil pada Jumat (21/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga "debt collector" mengenakan pakaian hitam dan topi merah berada di kursi bagian tengah sebuah mobil.
Pria tersebut beberapa kali menyebut cicilan mobil belum dibayarkan. Ia juga meminta pengemudi untuk menepikan kendaraan.
Dalam keterangan unggahan, pria tersebut disebut masuk ke dalam mobil tanpa izin serta diduga memaksa dan mengancam pengemudi. Ia juga disebut sempat memiting leher pengemudi ketika kendaraan masih berjalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dalam kejadian tersebut, oknum DC disebut masuk ke dalam mobil tanpa izin dan, memaksa dan mengancam pengemudi, hingga diduga memiting leher driver yang saat itu mengemudi,” demikian keterangan postingan tersebut, dikutip Minggu (23/8)
Video itu juga memperlihatkan adu mulut antara pria yang diduga "debt collector" dengan seorang perempuan yang merupakan penumpang sekaligus perekam video.
Perempuan tersebut beberapa kali meminta pria itu turun dari mobil dan meminta pengemudi untuk tidak menghentikan kendaraan. Namun, pria tersebut terlihat membentak perempuan tersebut selama terjadi perdebatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!