Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis

5 Kamis, 17 Sep 2026, 07:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Cuaca berawan di langit kawasan Jakarta Selatan.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Kamis (17/9).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Diah Ayu menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di Laut Jawa, Laut Flores bagian barat, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Timur, Laut Arafuru, Laut Maluku, dan Laut Halmahera.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan tidak ada kota besar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini hanyalah wilayah Padang.

Namun begitu, sejumlah kota besar lainnya hanya akan mengalami hujan ringan, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palangka Raya, Tanjung Selor, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Jambi, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, dan Ternate.

Sebelumnya, pada Rabu (16/9), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kesadaran untuk merespons peringatan dini tsunami secara cepat demi meminimalkan risiko korban.

"Sebaik-baiknya peringatan dini adalah kesadaran masyarakat untuk merespons potensi tsunami," kata Kepala Pusat Standardisasi Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) BMKG Rahmat Triyono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Sebaiknya Anda baca juga:

Secara khusus, Rahmat menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah pesisir perlu memiliki kesadaran untuk segera melakukan evakuasi ketika merasakan guncangan gempa kuat atau memperoleh peringatan terkait potensi tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Ini Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
Nasional
Perpusnas Ajukan Dua Naskah...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.