Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 07:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Cuaca berawan di langit kawasan Jakarta Selatan.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Kamis (17/9).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Diah Ayu menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di Laut Jawa, Laut Flores bagian barat, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Timur, Laut Arafuru, Laut Maluku, dan Laut Halmahera.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan tidak ada kota besar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini hanyalah wilayah Padang.

Namun begitu, sejumlah kota besar lainnya hanya akan mengalami hujan ringan, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palangka Raya, Tanjung Selor, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Jambi, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, dan Ternate.

Sebelumnya, pada Rabu (16/9), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kesadaran untuk merespons peringatan dini tsunami secara cepat demi meminimalkan risiko korban.

"Sebaik-baiknya peringatan dini adalah kesadaran masyarakat untuk merespons potensi tsunami," kata Kepala Pusat Standardisasi Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) BMKG Rahmat Triyono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Secara khusus, Rahmat menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah pesisir perlu memiliki kesadaran untuk segera melakukan evakuasi ketika merasakan guncangan gempa kuat atau memperoleh peringatan terkait potensi tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.