Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenbud, BRWA, dan AMAN Integrasikan Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Ketua Baleg DPR Bob Hasan mengapresiasi integrasi data ini dan memastikan pembahasan RUU Masyarakat Adat akan terus diperjuangkan. 

“Kalau bukan tahun ini, maka tahun depan RUU Masyarakat adat juga akan mendapatkan cerita yang sama,”tegas Bob, mencontoh pengesahan RUU PPRT yang tertunda 20 tahun.

Deputi II Sekjen AMAN Erasmus Cahyadi menambahkan UUD 1945 sudah mengakui masyarakat adat secara deklaratif, namun belum ada sistem untuk mengidentifikasi siapa dan di mana mereka. 

“Nah data ini menjawab soal visibilitas masyarakat adat, soal siapa dan di mana dan seberapa luas wilayah hidupnya,” ujarnya.

Sementara Direktur Kebudayaan Bappenas Didik Darmanto menyebut Bappenas bersinergi dengan Kemendagri dan BPN untuk menyamakan kriteria data antar lembaga.

Masyarakat Adat Sebagai Subjek Data

Peluncuran juga menegaskan posisi masyarakat adat sebagai subjek, bukan objek. Rosmawati dari Kasepuhan Cicarucub, Banten Kidul, menyampaikan pentingnya pengakuan pengetahuan tradisional seperti peran dukun beranak dan ramuan obat.

Acara ditutup dengan penyerahan dokumen update data masyarakat adat dan wilayah adat kepada Menteri Kebudayaan, pameran foto, serta penampilan budaya dari Sekolah Adat Mustika Adat Kasepuhan Karang Nungga.

Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pengakuan hak-hak masyarakat adat, memperkuat advokasi berbasis bukti, dan mendukung pembahasan RUU Masyarakat Adat serta penguatan ekosistem Satu Data Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Luar Negeri
Babak Baru Diplomasi: Trump...
Luar Negeri
Trump Ancam Hukuman Ekonomi...
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.