Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser 'Romanza 30th Anniversary World Tour' di Indonesia

28 Kamis, 20 Agu 2026, 08:30 WIB | Oleh:
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser 'Romanza 30th Anniversary World Tour' di Indonesia Andrea Bocelli Siap Gelar Konser 'Romanza 30th Anniversary World Tour' di Indonesia Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA — Maestro tenor dunia asal Italia, Andrea Bocelli, dijadwalkan menggelar konser bertajuk “Romanza 30th Anniversary World Tour” di kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/8/2026), menyambut baik kehadiran Andrea Bocelli di Indonesia. Ia juga mengapresiasi Shoemaker Studios, sponsor, mitra, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menghadirkan maestro tersebut ke Tanah Air.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan konser perayaan 30 tahun perjalanan karya Andrea Bocelli. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat nation branding sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia di mata dunia.

"Bagi kami di Kementerian Pariwisata, kehadiran Andrea Bocelli di Indonesia memiliki arti istimewa karena menjadi momentum yang mempertemukan musik kelas dunia dengan kekayaan destinasi, budaya, dan heritage Indonesia," kata Menpar Widiyanti.

Menpar menjelaskan, Borobudur memiliki makna yang sangat kuat bagi Indonesia. Selain menjadi salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas, Borobudur merupakan bagian penting dari warisan budaya bangsa yang telah menjadi salah satu ikon Indonesia di mata dunia.

Sementara Jakarta sebagai salah satu destinasi regeneratif merepresentasikan wajah Indonesia yang modern, multikultural, dinamis, dan terbuka terhadap berbagai pertunjukan berskala internasional.

"Dua lokasi ini memberikan pesan yang sangat jelas bahwa Indonesia memiliki kekayaan pengalaman yang sangat beragam. Kita memiliki heritage destination yang kuat, sekaligus kota-kota modern yang mampu menjadi tuan rumah bagi berbagai world-class events," kata Menpar.

Menurut Menpar Widiyanti, penyelenggaraan event berskala internasional memiliki nilai strategis bagi sektor pariwisata. Selain memperkuat citra dan brand destinasi, event juga menjadi demand generator yang menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi di daerah penyelenggaraan.

Aktivitas tersebut antara lain tercermin melalui transaksi pembelian tiket, penggunaan akomodasi dan transportasi, penyewaan fasilitas, konsumsi kuliner, hingga aktivitas produksi yang melibatkan vendor, pelaku industri, UMKM, pekerja seni, dan komunitas. Penyelenggaraan event juga memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan perluasan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kementerian Pariwisata memiliki program unggulan Event by Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan berbagai event terkurasi. Sepanjang 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan dukungan terhadap 206 event di berbagai daerah yang mencakup event daerah, nasional, internasional, serta MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibitions).

Hingga Juli 2026, sebanyak 105 event yang mendapat dukungan Kementerian Pariwisata telah terselenggara dan sebagian di antaranya telah dikaji dampaknya. Hasil kajian menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dengan jumlah pengunjung lebih dari 6,47 juta orang, melibatkan sekitar 11 ribu UMKM serta 184 ribu pekerja seni dan komunitas, dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp1 triliun.

Konser Andrea Bocelli diperkirakan menarik sekitar 7.000 penonton di Borobudur, Magelang, dan 9.000 penonton di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Rangkaian konser tersebut ditargetkan memberikan dampak ekonomi sebesar 44 juta dolar AS atau sekitar Rp792 miliar.

Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan konser, Kementerian Pariwisata memfasilitasi pengurusan visa bagi para seniman melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta memberikan dukungan kemudahan perizinan masuk bagi kebutuhan logistik pertunjukan.

Kementerian Pariwisata juga mendukung Program Tiket Penerbangan Gratis (Free Add-on Tickets) bekerja sama dengan Garuda Indonesia. Program ini memberikan tiket penerbangan domestik pulang-pergi gratis menuju Yogyakarta bagi wisatawan mancanegara yang menggunakan Garuda Indonesia dengan tujuan utama Jakarta atau Bali sesuai dengan ketentuan program.

Selain itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan agen perjalanan (travel agents) dan operator tur (tour operators) menyusun paket wisata di sekitar destinasi Candi Borobudur. Upaya ini diharapkan mendorong penonton konser memperpanjang masa tinggal sekaligus menikmati pengalaman wisata yang lebih luas di sekitar Borobudur dan Jawa Tengah.

"Semoga rangkaian pertunjukan ini berjalan sukses, memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh penonton, dan tentu saja menjadi momentum yang semakin memperkuat hubungan antara musik, budaya, heritage, dan pariwisata Indonesia," kata Menpar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Inggris Berencana Hidupkan ...
Luar Negeri
Jerman Siapkan Pasukan Khus...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.