Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037 Doc: Antara
Ket. Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian Atong Soekirman (kiri) dalam diskusi Navigating the Challenges of the Motor Vehicle Industry di Jakarta, Kamis (20/8).

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut Program Motor Listrik Nasional (Molinas) berpotensi menghemat subsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp82,2 triliun dalam periode 2027–2037, dengan asumsi sebanyak 11 juta unit motor listrik telah beroperasi pada 2037.

Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian Atong Soekirman mengatakan penghematan tersebut menjadi salah satu manfaat ekonomi yang diharapkan dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

"Penghematan subsidi BBM, asumsi 11 juta unit beroperasi di 2037 Rp82,2 triliun," ujar Atong di Jakarta, Kamis (20/8).

Pemerintah menargetkan kapasitas produksi Molinas mencapai 100 ribu unit per tahun dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen dan secara bertahap ditingkatkan menjadi 60 persen.

Selain mengurangi beban subsidi BBM, pengembangan ekosistem Molinas diperkirakan menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp150 triliun sepanjang 2026–2031. Program tersebut juga diproyeksikan menciptakan sekitar 215 ribu lapangan kerja di sektor manufaktur, komponen, baterai, hingga infrastruktur pengisian daya.

Atong mengatakan Molinas juga diharapkan memperkuat neraca perdagangan melalui substitusi impor minyak yang diperkirakan mencapai Rp45 triliun.

Program Molinas diluncurkan pada 13 Agustus 2026 sebagai bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem industri motor listrik nasional. Program tersebut digagas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bersama PT Len Industri.

Pengembangan Molinas tidak hanya diarahkan pada produksi kendaraan, tetapi mencakup pembangunan ekosistem industri secara menyeluruh, mulai dari komponen, baterai, pembiayaan, hingga penyerapan pasar.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (13/8).

“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, secara resmi, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, luncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung,” kata Prabowo saat peluncuran Molinas.

Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Komisaris PT Indika Energy Arsjad Rasjid.

Pemerintah berharap pengembangan Molinas tidak hanya mempercepat elektrifikasi transportasi, tetapi juga memperkuat industri nasional, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan impor minyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...

Fenomena Konjungsi Bulan dan Venus

1.5 jam yang lalu | Winoto Wahyu

Rona
Fenomena Konjungsi Bulan da...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.