Jika Tidak Diantisipasi, AI Bakal Ubah Struktur Pasar Tenaga Kerja
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim RedaksiKecerdasan Buatan
JAKARTA - Pemerintah diminta menyiapkan langkah antisipasi dampak perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang berpotensi mengubah struktur pasar tenaga kerja Indonesia, terutama bagi pekerja muda yang baru memasuki dunia kerja.
Langkah antisipasi itu agar perkembangan AI tidak hanya dilihat sebagai ancaman semata, tetapi di sisi lain dapat menjadi sumber penciptaan lapangan kerja baru.
Koordinator Jogja Startup Foundation, Anggoro, mengatakan temuan Bank of Korea (BOK) mengenai menyusutnya lapangan kerja anak muda di sektor dengan paparan AI tinggi patut menjadi perhatian Indonesia.
BOK mencatat jumlah pekerjaan bagi kelompok usia 15–29 tahun di Korea Selatan berkurang 285.000 sepanjang Juni 2022 hingga Juni 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 268.000 pekerjaan yang hilang atau 94 persen di antaranya berada di sektor dengan tingkat paparan AI tinggi.
“Indonesia perlu membaca perkembangan di Korea Selatan ini sebagai peringatan dini.
AI memang bisa menggantikan sebagian pekerjaan, terutama pekerjaan rutin yang selama ini banyak menjadi pintu masuk anak muda ke dunia kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kalau kita tidak menyiapkan mereka sejak sekarang, persoalannya bukan hanya kehilangan pekerjaan, tetapi generasi muda juga semakin sulit mendapatkan pengalaman kerja pertama,” kata Anggoro, Rabu (19/8).
Menurut Anggoro, respons terhadap perkembangan AI tidak cukup dilakukan dengan membatasi penggunaan teknologi.
Pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan ekosistem startup justru perlu mempercepat penciptaan jenis pekerjaan baru yang tumbuh bersama AI.
Mulai dari pengembangan aplikasi berbasis AI, pengolahan data, industri kreatif, pemasaran digital, hingga berbagai layanan baru yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas.
“Hal yang perlu kita kejar bukan bagaimana mempertahankan semua pekerjaan lama, karena sebagian pasti berubah.
Tantangannya adalah bagaimana setiap pekerjaan yang berkurang karena AI diimbangi dengan munculnya peluangpeluang kerja baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!