Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa

25 Kamis, 20 Agu 2026, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa Doc: Basarnas
Ket. Petugas Basarnas di depan masjid yang ambruk akibat gempa M7,7.

JAKARTA - Komisi X DPR RI meminta Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan laporan terperinci mengenai kondisi situs dan peninggalan budaya yang terdampak gempa bumi M7,7.

Dampak gempa bumi yang mengguncang NTT terhadap cagar budaya di wilayah tersebut masih dalam proses pendataan.

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan BPK Wilayah NTT untuk mengetahui secara pasti dampak gempa terhadap cagar budaya, khususnya di wilayah Flores.

"Karena kemarin dengan gempa 7,7 skala Richter itu pasti ada dampaknya terhadap cagar budaya yang sana. Mungkin museumnya seperti apa ya pasti terdampak. Kami sedang menunggu laporan secara detail dari BPK tentang apa yang terjadi dan apa dampaknya terhadap cagar budaya yang ada di NTT," ujar Bonnie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8) kepada Parlementaria.

Menurut Bonnie, pendataan menjadi langkah awal yang penting sebelum pemerintah menentukan bentuk penanganan terhadap cagar budaya yang terdampak. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus menentukan prioritas rehabilitasi.

Ia menegaskan, pendataan tidak boleh hanya mencakup kerusakan fisik bangunan. Pemerintah perlu menginventarisasi seluruh unsur yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan, termasuk manuskrip, artefak, museum, serta fasilitas pendukung yang berpotensi terdampak.

Bonnie menilai kondisi cagar budaya di NTT perlu mendapat perhatian serius karena wilayah tersebut memiliki banyak peninggalan sejarah dan kebudayaan. Bencana berskala besar berpotensi menimbulkan kerusakan yang tidak hanya berdampak pada bangunan, tetapi juga mengancam pengetahuan serta nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

"Kalau sudah begini kan kerugiannya nanti lebih besar lagi," ujar legislator Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Selain menghitung tingkat kerusakan, Bonnie meminta pemerintah memiliki data dasar mengenai kondisi cagar budaya sebelum bencana. Dengan adanya data tersebut, pemerintah dapat membandingkan kondisi sebelum dan sesudah bencana sehingga kebutuhan rehabilitasi dapat dihitung secara lebih akurat.

Menurutnya, data yang detail juga diperlukan untuk mengukur dampak ekonomi apabila cagar budaya yang terdampak merupakan destinasi wisata. Kerusakan situs yang tidak segera ditangani berpotensi menurunkan kunjungan wisatawan dan pada akhirnya memengaruhi perekonomian masyarakat di sekitarnya.

"Berarti database cagar budaya itu harus detail betul supaya kita bisa berhitung berapa sebetulnya kekayaan kita, baik dari segi sejarah, kebudayaan maupun dampak ekonominya," ujar legislator asal daerah pemilihan Banten I itu.

Komisi X DPR RI akan menunggu hasil pendataan BPK Wilayah NTT sebagai bahan untuk menentukan langkah pengawasan dan penanganan selanjutnya. Ia berharap pemerintah bergerak cepat agar dampak gempa terhadap warisan budaya di NTT segera diketahui dan ditangani secara tepat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Layanan Kereta Kargo Tiongk...
Megapolitan
Pedagang Taman Puring Masih...
Megapolitan
Jangan Lengah saat Nonton K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.