Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Slogan 'Dua Anak Cukup' Kuno? BKKBN Sulut Ungkap Konsep Baru Keluarga Berkualitas

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Slogan 'Dua Anak Cukup' Kuno? BKKBN Sulut Ungkap Konsep Baru Keluarga Berkualitas Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, Denny Mangala membuka acara 'Rapat Koordinasi Pengembangan Strategi Operasional Advokasi dan Promosi Pelayanan KB Sesuai Kearifan Lokal' disaksikan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Jeanny Y Winokan dan Konsultan Perwakilan BKKBN Sulut Christodharma Sondakh.

MANADO - Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) bersama Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara resmi menggeser paradigma lama slogan "Dua Anak Cukup" menuju penguatan konsep "Keluarga Berkualitas". 

"Caranya kami memberikan edukasi kepada masyarakat Sulawesi Utara di semua kabupaten kota bagaimana kita mewujudkan yang namanya Keluarga berkualitas," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, Denny Mangala di Manado, Selasa (29/9).

Deny usai acara 'Rapat Koordinasi Pengembangan Strategi Operasional Advokasi dan Promosi Pelayanan KB Sesuai Kearifan Lokal' menyebutkan, dulu BKKBN temanya adalah dua anak cukup.

Akan tetapi sekarang ini paradigmanya bergeser menjadi keluarga berkualitas.

"Jadi intinya di sini adalah bukan melihat lagi dari sisi jumlah tapi bagaimana kualitas dari keluarga," ujarnya.

Karena itu menurut Denny, melalui rapat koordinasi yang digelar tersebut akan didiskusikan bagaimana strategi, kemudian bisa memberikan edukasi kepada masyarakat supaya mampu memberikan arah yang jelas mewujudkan Keluarga berkualitas.

Denny menjelaskan, mencapai keluarga berkualitas dapat dicapai apabila basis pendidikan keluarganya harus di atas rata-rata baru kesehatannya.

"Selanjutnya Kesejahteraan. Kesejahteraan ini terkait dengan ekonomi. Kemudian tentu adalah happiness ya, keluarga yang mampu, kemudian ada quality time keluarga," kata Denny menjelaskan.

Denny menegaskan, yang namanya keluarga berkualitas bukan cuma oke dari sisi ekonomi, mampu dari sisi pendidikannya, oke kesehatannya, tapi juga oke dari sisi komunikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Sekolah Tak Sekadar Gratis ...

Warga Berkarunia Khusus Dilibatkan dalam Drama Musikal Sirena

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Berkarunia Khusus Dil...
Luar Negeri
Paus Leo XIV: Kekhawatiran ...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.