Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kota Tangerang Salurkan 84.750 Liter Air Bersih bagi Masyarakat

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 15:05 WIB | Oleh:
BPBD Kota Tangerang Salurkan 84.750 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Doc: Diskominfo/MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus merespons dampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 84.750 liter air bersih telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah.

“Distribusi air bersih tersebut menjadi bagian dari langkah cepat Pemkot Tangerang dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi menyebabkan keterbatasan akses air bersih,” ungkap Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, Rabu (30/9).

BPBD Kota Tangerang melakukan pendistribusian berdasarkan laporan dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak. Bantuan disalurkan menggunakan armada tangki air untuk menjangkau permukiman yang membutuhkan pasokan air bersih.

“Selain mendistribusikan air, BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan potensi dampak kekeringan. Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” kata dia.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan Pemkot Tangerang dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko kekurangan air sekaligus memicu berbagai kejadian lain, termasuk kebakaran di lahan kosong, tumpukan sampah dan area dengan vegetasi kering.

“BPBD terus melakukan pemantauan dan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami mengimbau warga yang mengalami kesulitan air bersih untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Mahdiar.

Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama menghadapi kondisi kekeringan dengan menghemat penggunaan air, menjaga lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

”Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan kondisi darurat melalui kanal layanan kebencanaan yang tersedia,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
MUI Tangerang Raih Sertifik...

Mesir Pasang Badan Amankan Laut Merah

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Pasang Badan Amankan ...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Turun Lang...
Luar Negeri
Pariwisata Sepi, Laju Ekono...
Daerah
Pedagang Minta Revitalisasi...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.