Terkait Penunjukan Destry, Pakar: Perkuat Koordinasi Fiskal-Moneter untuk Turunkan Risiko Ekonomi
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 19:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Biasanya memang begitu dari dahulu kalau gubernur (calon tunggal). Kecuali kalau dewan gubernur bisa berapa nama," tuturnya.
Hanif menyambut positif pencalonan Destry. Ia menilai pengalaman Destry sebagai DGS BI menjadi modal kuat untuk memimpin bank sentral.
"Bu Destry kan memang figur yang sudah kita kenal dengan baik, masyarakat juga sudah kenal. Saya kira beliau figur yang sangat bisa diandalkan, profesional, dan berpengalaman luas mengenal seluk-beluk moneter maupun Bank Indonesia. Kita harapkan situasi ke depan menjadi lebih baik," jelasnya.
Terkait posisi DGS BI yang akan ditinggalkan Destry dan kepastian masa jabatan jika terpilih, Hanif mengatakan DPR masih akan mencermati ketentuan hukum yang berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
DPR juga akan melihat isi surpres untuk memastikan apakah masa jabatan Destry akan melanjutkan sisa periode Gubernur BI sebelumnya atau dimulai dengan periode baru selama lima tahun.
"Nanti kita lihat dahulu aturannya seperti apa, kita ikuti saja mekanismenya," imbuhnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!