Resmi Dibuka! Jembatan Manyar 80 Meter Bikin Akses ke KEK JIIPE Gresik Bebas Macet
📅 Senin, 14 Sep 2026, 17:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA – Jembatan Manyar No.10 di Kabupaten Gresik resmi dibuka untuk lalu lintas sejak 3 September 2026, setelah pembangunan jembatan baru rampung dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali. Pembangunan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan konektivitas tetap terjaga di salah satu jalur strategis Jawa Timur.
Jembatan baru tersebut menggantikan jembatan lama yang mengalami penurunan kondisi struktur dan berpotensi memengaruhi keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dalam kondisi andal dan aman bagi masyarakat.
“Konektivitas jalan dan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Menteri Dody di Jakarta, (14/9).
Jembatan Manyar No. 10 dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Pekerjaan mencakup pembangunan pondasi menggunakan spunpile 600, bangunan bawah berupa abutment, bangunan atas (rangka baja A80), serta perkerasan jalan dengan flexible pavement.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembangunan jembatan baru tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional sekaligus memperlancar arus kendaraan menuju maupun dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE. Infrastruktur ini juga berperan dalam mendukung kelancaran jalur distribusi logistik di Jalan Lintas Utara (Pantura) Jawa Timur.
Posisi Gresik sebagai salah satu kawasan industri membuat ruas tersebut memiliki intensitas lalu lintas yang tinggi, terutama kendaraan berat dan truk pengangkut barang. Kondisi itu sebelumnya kerap memicu kemacetan, khususnya ketika terjadi gangguan kendaraan di atas jembatan.
Kini, dengan beroperasinya Jembatan Manyar yang baru, pengguna jalan merasakan manfaat langsung dari peningkatan konektivitas tersebut. Salah satunya Baihaqi, warga Tanjungwidoro, Kabupaten Gresik, yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut. Ia menyambut positif beroperasinya jembatan baru karena dinilai dapat mengurangi kemacetan dan membuat perjalanan menuju Gresik lebih lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Setelah adanya jembatan ini, saya sebagai pengguna jalan juga merasa gembira karena sudah memperkecil kemacetan juga. Ya menguntungkan bagi para driver. Sebelumnya akses ke Gresik itu pasti macet. Jadi sekarang sudah ada jembatan tadi jadi lebih lancar,” ujar Baihaqi.
Menurutnya, kemacetan sebelumnya cukup sering terjadi pada akses menuju Gresik, terutama dari arah Bungah. Kondisi semakin parah ketika terdapat truk yang mengalami masalah di atas jembatan. Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut didominasi kendaraan berat karena Gresik merupakan salah satu pusat industri dan memiliki kawasan seperti KEK JIIPE.
Dengan dibukanya Jembatan Manyar, Kementerian PU tidak hanya memastikan tersedianya infrastruktur yang lebih aman dan andal, tetapi juga memperkuat konektivitas pada Kawasan industri dan KEK JIIPE yang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi Jawa Timur
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!