Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mudahkan Mobilitas Masyarakat, Pramono Perintahkan Tj dan Mikrotrans Melayani 11 Stasiun LRT Jakarta

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mudahkan Mobilitas Masyarakat, Pramono Perintahkan Tj dan Mikrotrans Melayani 11 Stasiun LRT Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat konferensi pers usai meresmikan gedung baru PMI Provinsi DKI Jakarta di Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan operator agar Transjakarta hingga Mikrotrans melayani di 11 stasiun pemberhentian LRT Kelapa Gading-Manggarai untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

“Semua jalur untuk LRT, ada 11 titik, saya sudah memerintahkan untuk TransJakarta masuk di semua itu. Kalau memang TransJakarta tidak bisa digunakan, maka Mikrotrans. Sudah dilakukan,” kata Pramono saat dijumpai di Gedung PMI DKI Jakarta, Kamis (17/9).

Pramono menyebut Stasiun Manggarai kini merupakan hub baru yang nantinya menjadi transit dan dilewati oleh 1,2 juta hingga 1,3 juta orang setiap harinya.

Dengan demikian, nantinya kawasan tersebut akan menyambungkan tiga moda transportasi yakni Transjakarta, KRL dan LRT.

Pramono mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembenahan untuk kawasan Manggarai agar bisa segera berfungsi dengan baik.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbanyak Jaklingko atau Mikrotrans untuk menjangkau daerah-daerah kecil sehingga masyarakat semakin mudah menggunakan transportasi umum.

Terlebih kini, LRT Kelapa Gading-Manggarai telah diresmikan. Ia ingin masyarakat semakin terkoneksi dengan berbagai moda transportasi.

“Ini kan kita berusaha mengintegrasikan antarmoda. Mungkin catatannya adalah penting juga penopang, Mikrotrans itu semakin menjangkau daerah-daerah kecil gitu ya. Supaya bisa sampai dari kampung-kampung, perlu disambung. Nah, Mikrotrans itu supaya diperbanyak,” kata Suhud.

Suhud menilai jika seluruh moda transportasi sudah terkoneksi dengan baik, hal tersebut dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Alcaraz Merasa Segar Secara...
Nasional
Menakar Ruang Kebijakan di ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.