Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Pelaku Pembunuhan ke Adik Kelas kepada Orang Tuanya

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 05:48 WIB | Oleh:
SMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Pelaku Pembunuhan ke Adik Kelas kepada Orang Tuanya Doc: antara foto
Ket. Wakil Kepala SMP Negeri 1 Nabire Bidang Kesiswaan Theresia Maker di Nabire, Rabu (5/8).

NABIRE - Pihak SMP Negeri 1 Nabire, Papua Tengah memutuskan untuk mengembalikan AWS (15), siswa yang terlibat kasus pembunuhan terhadap adik kelasnya bernama Chelsy Kaltrin Candra (14) kepada orang tuanya.

Wakil Kepala SMP Negeri 1 Nabire Bidang Kesiswaan Theresia Maker di Nabire, Rabu, mengatakan keputusan itu diambil sesuai ketentuan administrasi sekolah lantaran AWS telah berstatus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Nabire.

"Dengan berat hati kami mengembalikan anak kepada orang tua. Jadi, orang tua minta atau tidak, tetap kami kembalikan dan nanti di Dapodik otomatis kami keluarkan," katanya.

Theresia mengatakan sekolahnya menerapkan pemberian sanksi kepada peserta didik secara bertahap sesuai tingkat pelanggaran.

Lebih lanjut Theresia menyebut perilaku AWS sehari-hari di sekolah sama seperti peserta didik lainnya dan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda gangguan psikis yang mencurigakan.

"Sejauh pengamatan kami, keseharian AWS sama dengan teman-temannya. Tidak terlihat ada gejala psikis yang berbeda. Kalau memang ada perilaku yang menonjol, pasti akan sampai laporannya kepada kami," ujarnya.

Theresia mengakui sebelum terjadi kasus pembunuhan tersebut, SMP Negeri 1 Nabire pernah memanggil AWS dan orang tuanya terkait persoalan hubungan dengan korban.

"Permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada indikasi yang mengarah pada tindak pidana. Kami kaget koq akhirnya bisa sampai tingkat separah ini, sampai pembunuhan," tutur Theresia.

Keputusan mengembalikan AWS kepada orang tuanya, juga dalam rangka menjaga zona nyaman di sekolah serta bagi siswa yang lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Dina Pitjer mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus yang melibatkan pelajar tersebut kepada aparat penegak hukum.

"Kami dari pihak dinas menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. Kami yakin pihak berwajib akan menyelesaikan masalah ini secara profesional dan proporsional," katanya.

Dina mengatakan peristiwa tersebut menjadi evaluasi bagi dunia pendidikan untuk memperkuat pengawasan terhadap peserta didik melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan tokoh agama agar kasus serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Polres Nabire telah menetapkan seorang pelajar kelas 9 SMP berinisial AWS menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan siswi kelas 8 SMP bernama Chelsy yang jasadnya ditemukan terbakar di kawasan Jalan Waroki, Kabupaten Nabire, pada Kamis (30/7).

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, korban diduga dibunuh karena motif percintaan remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Ekonomi India Diproyeksi La...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.