Provinsi Aceh saat Ini Surplus Beras 300 Ribu Ton per Tahun
📅 Kamis, 24 Sep 2026, 15:27 WIB | Oleh: SriyonoMEULABOH - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menyatakan saat ini mengalami surplus beras mencapai 300 ribu ton per tahun, sehingga kebutuhan pangan seluruh masyarakat di wilayah ini terpenuhi dengan baik.
"Rata-rata produksi gabah Aceh mencapai 1,6 juta ton per tahun atau setara 900 ribu ton beras, sementara tingkat konsumsi daerah hanya sekitar 600 ribu ton beras per tahun," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr Azanuddin Kurnia kepada wartawan di Aceh Barat, Kamis (24/9).
Hal tersebut, kata dia, menyisakan surplus sekitar 300 ribu ton beras yang menempatkan Aceh dalam jajaran delapan hingga sembilan besar provinsi penopang pangan nasional.
Meski sempat mengalami penurunan produksi tingkat provinsi sebesar 2,7 persen akibat bencana hidrometeorologi pada tahun 2025 lalu, produksi padi di sejumlah daerah termasuk Kabupaten Aceh Barat justru mencatatkan peningkatan.
Azanuddin menegaskan bahwa penurunan di tingkat provinsi tidak berdampak signifikan terhadap kebutuhan pangan lokal karena Aceh selalu mengalami surplus beras.
Untuk target mendatang, pihak dinas memilih bersikap realistis dengan tidak menambah target produksi, mengingat sekitar 35 persen lahan baku sawah sempat terdampak bencana.
Namun, produksi diproyeksikan mulai meningkat kembali pada siklus April–September mendatang seiring tuntas nya pengerjaan lahan yang saat ini sedang berjalan.
"Dari total 57 ribu hektare lahan terdampak, sekitar 40 ribu hektare lahan yang mengalami rusak ringan hingga sedang, kini sedang dalam proses pemulihan," kata Azanuddin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!