Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rembang Expo 2026 Jadi Panggung UMKM, Saatnya Produk Lokal Curi Perhatian

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rembang Expo 2026 Jadi Panggung UMKM, Saatnya Produk Lokal Curi Perhatian Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo Rembang.
Ket. Pengunjung memadati Rembang Expo 2026 sebagai ajang promosi produk unggulan selama 31 Juli-9 Agustus 2026 di Gedung Balai Kartini Rembang, Jateng, Jumat (31/7/2026).

REMBANG – Promosi produk unggulan bukan cuma soal meningkatkan penjualan, tapi juga memperkenalkan kualitas dan keunikan yang dimiliki daerah. Saat produk lokal makin dikenal, peluang menembus pasar yang lebih luas pun ikut terbuka.

Dampaknya bukan hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga membantu menggerakkan ekonomi daerah dan mendorong lebih banyak produk lokal naik kelas.

Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menggandeng 50-an pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah setempat untuk ikut meramaikan "Rembang Expo 2026" sebagai ajang promosi produk unggulan di Rembang.

"Selain UMKM lokal Rembang, kami juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), serta puluhan gerai peserta umum dari berbagai daerah melalui mekanisme subsidi silang," kata Bupati Rembang Harno dalam keterangan tertulis yang diterima di Rembang, Minggu (2/8).

Pada 2026, kata Bupati, terdapat 160 gerai yang terdiri atas lebih dari 20 gerai OPD, sekitar 50 gerai UMKM Kabupaten Rembang, serta puluhan gerai peserta umum dari berbagai daerah melalui mekanisme subsidi silang.

Pelaksanaan pameran berlangsung di Gedung Balai Kartini Rembang selama 10 hari, yang dibuka sejak Jumat (31/7) malam, hingga 9 Agustus 2026.

Menurut dia, kehadiran peserta dari luar daerah menjadi warna tersendiri sekaligus memperluas jejaring promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha di Kabupaten Rembang.

Bupati Harno mengatakan Rembang Expo bukan sekadar agenda pameran, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat, sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal luas.

"Sangat positif, paling tidak masyarakat mengetahui UMKM yang ada di Rembang itu apa saja. Dari luar daerah juga ternyata minatnya sangat luar biasa," ujar Harno.

Ia menyampaikan salah satu tantangan terbesar UMKM bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memperluas akses pasar. Karena itu, keberadaan expo ini menjadi media promosi yang efektif agar masyarakat mengenal produk-produk lokal secara langsung.

"Ketika masyarakat sudah mengetahui kualitas sebuah produk, peluang untuk melakukan pembelian ulang akan semakin besar. Dampaknya tidak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah," ujar dia.

Untuk itu, dia berharap seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut dengan menampilkan produk terbaik, memperbaiki kualitas pelayanan, serta aktif membangun komunikasi dengan para pengunjung.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Rembang Kreatif Edi Siswanto mengungkapkan Rembang Expo 2026 tampil berbeda dibandingkan dengan pameran sebelumnya. Selain menyiapkan 160 gerai jualan dengan melibatkan puluhan UMKM, penyelenggara juga menghadirkan wahana dinosaurus sebagai daya tarik baru bagi masyarakat.

Konsep tersebut, kata dia, sengaja dihadirkan agar Rembang Expo 2026 tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ruang hiburan dan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Petugas Damkar Gugur di Kra...

Kapal Feri Terbakar di Madura: 5 Tewas, 41 Orang Masih Hilang

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kapal Feri Terbakar di Madu...

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Nekat Lompat ke Laut

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Nekat Lompat ke Laut

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.