Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Pangan Murah di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerakan Pangan Murah di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel Doc: Antara
Ket. Wagub Sumsel Cik Ujang.

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggencarkan gerakan pangan murah di wilayah 17 kabupaten dan kota untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Kegiatan pangan murah terus dijalankan secara bergilir atau bergantian di daerah yang dinilai benar-benar membutuhkan atau menyesuaikan kondisi terkait harga dan peningkatan permintaan kebutuhan pokok di suatu daerah," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Palembang, Jumat.

Cik Ujang menjelaskan, dalam pelaksanaan pangan murah selalu mendapat respons yang cukup besar dari masyarakat, hal ini menandakan kegiatan itu sangat bermanfaat atau membantu mereka.

Melihat fakta lapangan itu, gerakan pangan murah akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah provinsi ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas.

Dengan program itu, kata dia, diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu menjaga daya beli, serta menekan potensi kenaikan harga komoditas pangan di tingkat pasar.

Menurut dia, untuk melakukan gerakan pangan murah itu, pihaknya mendapat dukungan Perum Bulog dalam memperkuat distribusi pangan murah ke seluruh kabupaten dan kota dalam wilayah Sumsel.

Gerakan pangan murah sebagai salah satu upaya menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat terutama yang tergolong kurang mampu.

Dalam kegiatan itu, beras SPHP dijual dengan harga Rp57.000 per kemasan lima kilogram, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng MinyaKita Rp15.500 per liter, bawang merah Rp28.000/kg, dan bawang putih Rp33.000

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.