Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Bandung Ingatkan ASN Tiga Prioritas Pelayanan Publik

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Ingatkan ASN Tiga Prioritas Pelayanan Publik Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap warga memperoleh hak dasar secara optimal, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat memimpin Apel Mulai Bekerja yang dirangkaikan dengan Pelepasan Purna Tugas ASN di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (27/7).

Menurut Wali Kota Farhan, pelayanan kesehatan menjadi prioritas pertama yang harus dijaga seluruh fasilitas kesehatan di Kota Bandung. Ia pun mengingatkan tidak boleh ada warga yang ditolak saat membutuhkan layanan medis.

"Tidak boleh ada satu pun pasien yang ditolak di fasilitas kesehatan Kota Bandung. Kalau terjadi di fasilitas milik pemerintah, pimpinan akan saya beri sanksi berat. Kalau terjadi di rumah sakit swasta, izinnya akan kami evaluasi," tegas dia.

Di bidang pendidikan, Wali Kota Farhan menyatakan, seluruh anak usia sekolah harus mendapatkan akses pendidikan tanpa terkecuali. Ia mengaku masih menemukan kasus anak tidak sekolah (ATS) yang harus segera diselesaikan melalui berbagai skema, mulai dari sekolah formal, pendidikan nonformal hingga sekolah gratis.

"Tidak boleh ada satu pun anak Kota Bandung yang tidak sekolah. Semua harus mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan," kata dia.

Prioritas ketiga adalah administrasi kependudukan. Wali Kota Farhan meminta seluruh warga Kota Bandung memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, mulai dari akta kelahiran, Kartu Keluarga, KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga dokumen perkawinan atau perceraian sesuai status masing-masing.

Menurut dia, kelengkapan administrasi merupakan fondasi utama agar masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah.

"Kita harus memastikan seluruh 2,6 juta penduduk Kota Bandung memiliki administrasi kependudukan yang lengkap. Kota Bandung harus menjadi yang terbaik dalam pelayanan administrasi kependudukan di Jawa Barat," ujar dia.

Wali Kota Farhan juga mengingatkan berbagai program pembangunan seperti penataan reklame maupun penataan kabel udara bukanlah prestasi luar biasa, melainkan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Semua itu adalah pekerjaan rutin. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan yang kita berikan," ucap Wali Kota Farhan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
El Nino Bikin Kebutuhan Lis...
Luar Negeri
Chad Mundur dari ICC dan Ik...
Olahraga
Resmi! Zinedine Zidane Jadi...
Luar Negeri
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.