Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
📅 Minggu, 26 Jul 2026, 02:12 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah pusat melalui Ditjenbun juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung daerah melalui berbagai program, antara lain peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul, serta penguatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk kelapa dalam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (9)
26 Jul 2026, 10:19 WIB.
Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus pasar dunia
Balas26 Jul 2026, 10:45 WIB.
Bantuan pemerintah yang patut diapresiasi karena sangat membantu petani kita. Kelapa yang menjadi salah satu komoditi unggulan di Negara kita suda mendunia sehingga manfaatkan ini Sebagai bentuk dukungan kita terhadap program pemerintah. Terima kasih Bapak Mentan.
Balas26 Jul 2026, 13:28 WIB.
Pengembangan kawasan kelapa dalam di Kabupaten Barito Kuala semoga mampu memperkuat produktivitas perkebunan rakyat.
Balas26 Jul 2026, 13:57 WIB.
Saatnya komoditi perkebunan tembus pasar dunia
Balas26 Jul 2026, 14:29 WIB.
saat komoditi perkebunan tembus dunia
Balas26 Jul 2026, 15:59 WIB.
mantul
Balas26 Jul 2026, 16:11 WIB.
Sukses selalu petani Indonesia
Balas26 Jul 2026, 18:00 WIB.
Keren
Balas26 Jul 2026, 20:09 WIB.
Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan peran yang sangat krusial sebagai arsitek dan komandan strategi pembangunan pertanian nasional. Melalui serangkaian kebijakan strategis, reformasi regulasi, dan pengalokasian anggaran yang tepat sasaran, Kementan berhasil mentransformasi wajah pertanian Indonesia. Pemerintah tidak lagi hanya fokus pada peningkatan produksi jangka pendek, melainkan telah bergeser ke arah modernisasi pertanian yang terintegrasi dan berwawasan masa depan. Program-program berskala besar, seperti mekanisasi pertanian secara masif, penyediaan benih unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, serta pembenahan sistem irigasi nasional, dirancang dengan ketelitian tinggi demi memastikan produktivitas lahan meningkat secara eksponensial. .
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!