Lewat Geliat Sepak Bola, Antara Pertaruhan Reputasi Kota dan Investasi Ekonomi
📅 Kamis, 23 Jul 2026, 18:03 WIB | Oleh: Opik
Tampak ruang ganti pemain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur. Berbagai sarana dan prasarana di stadion terus dipersiapkan Pemerintah Kota Surabaya guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang diikuti delapan klub dari empat negara Asia Tenggara. Antara/HO-Diskominfo Surabaya
Warisan kota
Piala Presiden hanya berlangsung beberapa pekan. Namun, dampaknya dapat bertahan jauh lebih lama apabila dikelola sebagai bagian dari pembangunan kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum ini seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem olahraga Surabaya. Stadion yang terawat, fasilitas latihan yang terus ditingkatkan, pembinaan usia muda yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, PSSI, klub, dunia usaha, dan masyarakat akan menghasilkan manfaat yang jauh melampaui satu musim kompetisi.
Yang juga penting adalah memastikan masyarakat menjadi penerima manfaat utama. Pelibatan UMKM, promosi destinasi wisata, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan citra Surabaya sebagai kota penyelenggara event internasional merupakan investasi jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar daripada sekadar keberhasilan menjadi tuan rumah.
Sebuah kota dikenang bukan hanya karena memiliki stadion megah, melainkan karena mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap orang yang datang. Ketika pertandingan usai, sorak penonton mereda, dan lampu stadion dipadamkan, yang tersisa adalah reputasi sebuah kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
Surabaya memiliki kesempatan memperlihatkan bahwa sepak bola bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen pembangunan yang menggerakkan ekonomi, memperkuat persatuan, membangun karakter, sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada kawasan.
Jika momentum ini dimanfaatkan secara konsisten, maka Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi catatan dalam kalender kompetisi, tetapi juga menjadi pijakan penting menuju ekosistem olahraga yang semakin maju dan berdaya saing. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!