Pemkot Bogor Perkuat Ekonomi Sirkular dengan Pemanfaatan Sampah Plastik dan Minyak Jelantah
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 13:47 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat langkah menuju Kota Bogor bebas dari sampah plastik serta pemanfaatan minyak jelantah agar memiliki nilai guna dan ekonomi yang lebih baik.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkot Bogor, Perkumpulan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (Dietplastik Indonesia), dan PT Greentech Solusi Utama.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama CEO PT Greentech Solusi Utama, Al Falaq Arsendatama, serta Ketua Perkumpulan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (Dietplastik Indonesia), Tirza Nafira, di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin (7/9).
Wali Kota Dedie Rachim menyambut baik upaya yang dilakukan PT Greentech Solusi Utama dan Dietplastik Indonesia sebagai bagian dari mitra Pemkot Bogor dalam pengelolaan persampahan.
“Ini dalam rangka memantapkan langkah kita menuju Kota Bogor bebas sampah plastik dan pemanfaatan minyak jelantah untuk hal-hal yang lebih baik ke depan. Selain itu Kota Bogor sudah berkomitmen membangun dua PSEL. Semoga benar-benar berdampak positif bagi perbaikan lingkungan di Indonesia, khususnya di Kota Bogor,” kata Wali Kota Bogor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Dedie Rachim kemudian menyarankan agar dibuatkan kotak khusus atau box pengumpulan yang dapat memudahkan masyarakat dalam menyetorkan minyak jelantah maupun sampah plastik. Dengan begitu, partisipasi masyarakat diharapkan semakin meningkat.
“Ujungnya bukan hanya PSEL, tetapi minyak jelantah dan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis bisa diolah dan dimanfaatkan. Untuk plastik yang nilainya rendah tentunya ada treatment-nya, sehingga seluruh rangkaian proses menangani persampahan bisa selesai. Yang utama adalah peran serta masyarakat,” ujar dia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Rudy Mashudi, menilai kesepakatan tersebut menjadi legalitas yang dapat memperkuat dan memasifkan gerakan pengurangan serta pengelolaan sampah di Kota Bogor.
CEO PT Greentech Solusi Utama, Al Falaq Arsendatama, menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir pihaknya telah melakukan edukasi ke sekolah-sekolah secara rutin setiap minggu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pola hidup sehat dan pengelolaan limbah.
Hal tersebut dilakukan karena masih banyak minyak jelantah yang dikumpulkan oleh pedagang pengepul untuk kemudian dijernihkan kembali dan dijual kepada pedagang makanan, seperti pecel lele, cilok, dan lainnya.
“Yang kami lakukan selama ini memberikan pengetahuan kepada mereka sekaligus mendorong keluarga para siswa untuk memiliki semangat ekonomi sirkular yang menerangkan limbah punya kehidupan baru yang memiliki nilai komersial yang bisa berguna untuk pemilik awal," ucap dia.
Dirinya lalu mendorong ekonomi sirkular dimana limbah dibeli untuk didaur ulang, kemudian hasil pembeliannya bisa digunakan lagi. Hingga saat ini, pihaknya telah berhasil mengumpulkan sekitar 22 ton minyak jelantah. Namun, ia meyakini potensi pengumpulan di Kota Bogor masih jauh lebih besar.
Menurut dia, masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung gerakan pengelolaan limbah, tidak hanya melalui edukasi hidup bersih dan tertib mengumpulkan sampah, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam pemanfaatan energi terbarukan.
“Hari ini mengumpulkan sampah plastik maupun minyak jelantah, itu akan ada manfaatnya dari sisi ekonomi dan nilai ekonomi. Itulah yang bisa menjadi tambahan untuk keperluan-keperluan, seperti beli alat sekolah, minyak goreng baru, atau beli keperluan rumah tangga lain,” kata Al Falaq.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!