Janji Rian pada sang Legenda Bejo Sugiantoro, 'Ayah!!!, Persebaya Juara Yah'
📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 15:14 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Rachmat Irianto memilih menepi ketika rekan-rekannya larut dalam pesta juara Persebaya Surabaya setelah memenangi Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis.
Alih-alih terbawa suasana selebrasi, pemain asli Surabaya itu justru menghindari kerumunan. Dengan tenang, ia hanya memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.
Sikap ini mencerminkan semangat fair play dan rasa hormat tinggi Irianto kepada Persib Bandung. Klub yang kalah dalam laga final tersebut merupakan mantan timnya selama tiga tahun sejak 2022, periode di mana ia berhasil mempersembahkan dua gelar Liga Indonesia.
Namun, di balik kedewasaan sikapnya, tersimpan cerita personal yang mendalam. Di tengah para rekan setim yang bangga mengenakan medali dan seragam juara, Irianto tampil berbeda.
Pemain yang akrab disapa Rian itu mengenakan kaus hitam bergambar wajah almarhum Bejo Sugiantoro lengkap dengan tulisan "Legend". Bejo, yang merupakan legenda Bajul Ijo dan ayah kandung Irianto, telah mendahului mereka pada Februari tahun lalu. Melalui aksinya tersebut, Rian seolah mendedikasikan momen bersejarah ini untuk sang ayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seusai pertandingan, Rian mengunggah sebuah foto di akun Instagram pribadinya. Bukan foto dia mengangkat trofi Piala Presiden atau momen-momen merayakan keberhasilan bersama rekan satu tim.
Ia justru memilih fotonya dengan sang ayah saat bersama-sama di Persebaya. Irianto dirangkul ayahnya. Keduanya tersenyum bahagia. Foto itu diambil pada musim 2018/2019. Rian sebagai pemain, sementara sang ayah berada di jajaran staf kepelatihan.
Bersama unggahan tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada sosok yang telah mengenalkannya kepada sepak bola sekaligus menjadi inspirasi terbesar dalam hidupnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya datang, saya berucap, saya tepati. Persebaya juara yah," tulis Rian, disertai emoji hati berwarna hijau, warna kebanggaan Persebaya.
Kalimat sederhana itu terasa begitu dalam. Ada kemungkinan kata-katanya tersebut merujuk pada sebuah janji yang pernah dibuatnya kepada sang ayah untuk membawa Persebaya berprestasi, dalam hal ini kembali menjadi juara.
Rian sendiri sebenarnya sudah berhasil membawa Persebaya juara ketika dia menjadi bagian tim mengangkat trofi Liga 2 Indonesia 2017 sekaligus mengembalikan timnya ke kasta tertinggi. Kala itu, usianya masih 18 tahun.
Saat itu, ia juga mengunggah momen juara bersama ayahnya, dengan keterangan foto Persebaya dalam dua era berbeda, yaitu pada 2004 dan 2017.
Ada dua foto yang dibagikan. Foto pertama memperlihatkan Rian yang masih kecil ketika berpose bersama trofi Liga Indonesia 2004. Gelar tersebut diraih Bejo saat masih menjadi pemain. Sebelum mengangkat trofi pada 2004, ia juga menjadi bagian dari skuad yang meraih gelar Liga Indonesia 1996/1997.
Pada 2017, Rian berpose bersama ayahnya dengan trofi juara Liga 2 Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!