Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Distribusikan Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Distribusikan Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu  Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendistribusikan total 190.150 masker medis kepada masyarakat untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Peta sebaran distribusi masker tersebut mulai dari kantor kecamatan se-Kota Bogor, lalu ke kelurahan hingga puskesmas dan posyandu.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, bahwa distribusi masker ini harus tepat sasaran. Klasifikasi warga penerima masker harus dilakukan secara selektif.

“Yang sudah jelas itu lansia, pekerja di lapangan, dan warga yang rentan atau memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan. Sehingga harus langsung menyentuh masyarakat tersebut,” kata Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin usai memimpin rapat teknis distribusi masker di Balai Kota Bogor, Senin (7/9).

Untuk itu, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin juga mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan masker tersebut agar bisa mendatangi lokasi yang sudah terdistribusi. Mulai dari kantor kecamatan hingga posyandu di masing-masing RW.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantongi hasil surveilans harian dari 25 puskesmas se-Kota Bogor.

Hasilnya menunjukkan total kasus enam indikator terkait dampak abu vulkanik (ISPA, pneumonia, PPOK, asma, konjungtivitis, dan dermatitis) tidak menunjukkan peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya.

“Dari 1.849 kasus pada 31 Agustus 2026 menjadi 1.669 kasus pada 7 September 2026, namun dua indikator yang relevan dengan pajanan abu vulkanik, yaitu Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), naik dari 24 menjadi 31 kasus dan konjungtivitis atau iritasi mata naik dari 30 menjadi 36 kasus,” papar dia.

Kenaikan itu, sambung Erna, terkonsentrasi di beberapa wilayah kerja puskesmas seperti Pulo Armyn, Mekarwangi, dan Gang Kelor.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Bogor telah meningkatkan intensitas surveilans di wilayah terkait, memastikan ketersediaan obat dan APD di seluruh puskesmas, serta terus meningkatkan edukasi dan komunikasi risiko kepada masyarakat.

Berbagai OPD di lingkup Pemkot Bogor juga sudah menerima sesuai usulan kebutuhan guna mendukung kesiapsiagaan dan kelancaran pelayanan publik selama masa paparan abu vulkanik ini berlangsung.

“Pemerintah Kota Bogor mengimbau warga tetap tenang namun waspada, mengurangi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar,” tutur dia.

Erna menambahkan bahwa warga harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, mata merah dan perih, atau iritasi kulit. Dalam kondisi gawat darurat dapat menghubungi Call Center di nomor 119. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.