Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringati Hari Aksara, Mendikdasmen Ajak Masyarakat Hidupkan Lagi Bulan Literasi

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 14:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringati Hari Aksara, Mendikdasmen Ajak Masyarakat Hidupkan Lagi Bulan Literasi Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Mendikdasmen Abdul Mu'ti membuka Peringatan Hari Aksara Internasional secara daring melalui Youtube Kemendikdasmen di Jakarta Pusat pada Selasa (8/9/2026).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali Bulan Literasi sejalan dengan momentum peringatan Hari Aksara Internasional yang jatuh setiap tanggal 8 September.

Ia mengatakan peringatan Hari Aksara Internasional tahun ini mengambil tema “Literasi untuk Sesama, Semesta dan Sejahtera” yang mengadaptasi dari tema Hari Literasi Internasional yang dikeluarkan oleh UNESCO yakni “Literacy for The People, The Planet and Prosperity”.

“Peringatan Hari Aksara Internasional 2026 ini sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan Bulan Literasi melalui kegiatan nyata di berbagai daerah dan komunitas,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat membuka Peringatan Hari Aksara Internasional secara daring melalui Youtube Kemendikdasmen di Jakarta Pusat pada Selasa.

Lebih lanjut ia mengatakan penghidupan Bulan Literasi tersebut dapat diisi dengan berbagai kegiatan sederhana yang dirancang sedemikian rupa sehingga dekat dengan persoalan masyarakat, menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, melibatkan warga belajar, keluarga, dan komunitas.

Mendikdasmen mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, dengan berupaya untuk membaca lebih kritis, tidak sekedar menerima informasi, melainkan menelaah, mempertanyakan dan memverifikasi setiap informasi yang diterima, terlebih menghadapi era digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Pada kesempatan tersebut Mendikdasmen mengapresiasi para pegiat literasi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Taman Bacaan Masyarakat, Forum Asosiasi PNFI, hingga berbagai komunitas literasi yang telah menjadi garda terdepan dalam menghidupkan literasi hingga ke wilayah pelosok dengan berbagai keterbatasan dan tantangan yang dihadapi.

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengingatkan keberhasilan gerakan penguatan literasi bukanlah dinilai dari kemeriahan peringatan Hari Aksara Internasional, melainkan dari perubahan hidup masyarakat berkat penguatan tersebut.

“Mari jadikan September 2026 sebagai momentum, dari membaca menjadi memahami, dari memahami menjadi peduli, dari peduli menjadi bergerak, dan dari gerakan itulah lahir kesejahteraan,” kata Tatang.

Ia menambahkan peringatan 60 tahun Hari Aksara Internasional menjadi fondasi agar semakin banyak manusia yang mampu membaca dunia, memahami dinamika zaman, dan menulis masa depannya sendiri.

Penguatan literasi dengan mengusung konsep 3S menjadi upaya pihaknya dalam menghadirkan gerakan untuk membentuk SDM Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera.

“Literasi untuk Semesta, Sesama, dan Sejahtera, bukan sekedar tema. Ini adalah gerakan kita, tanggung jawab kita, dan ikhtiar kita untuk Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera,” ujar Tatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.