Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat dan Respons Cepat Antisipasi Kebakaran TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Sebar Toren Air Kapasitas 10.000 Liter

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 18:23 WIB | Oleh:
Perkuat dan Respons Cepat Antisipasi Kebakaran TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Sebar Toren Air Kapasitas 10.000 Liter Doc: Pemprovtangerangkota
Ket. Tim Gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya maksimal menuntaskan operasi pemadaman TPA Rawa Kucing. Salah satunya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang berkontribusi dengan membangun collasible tank (tandon) air berkapastitas 5 ribu liter.

TANGERANG, BANTEN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, telah menyiapkan lima toren air dengan kapasitas masing-masing 10.000  liter di sejumlah titik strategis area landfill TPA Rawa Kucing, sehingga bisa ditangani petugas kurang dari 10 menit jika ada kemunculan api.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Kamis (16/7), mengatakan para petugas Tim Respon Cepat (TRC) telah diberikan pelatihan penanggulangan kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Bahkan pemulung di area sekitar pun diberikan pelatihan guna melakukan pengawasan bersama.

"Ini adalah upaya memperkuat mitigasi di TPA Rawa Kucing dalam cegah kebakaran berulang seperti tahun 2023, dengan penguatan pengawasan oleh petugas TRC untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api," kata Wawan.

Ia mengatakan berbagai langkah pencegahan telah diterapkan secara rutin, mulai dari penutupan timbunan sampah menggunakan tanah merah (cover soil), penyiraman area landfill, pembersihan gulma kering, hingga pengawasan selama 24 jam oleh petugas di TPA Rawa Kucing.

"Pasca-kejadian 2023, kami melakukan berbagai evaluasi dan menyusun langkah antisipasi. Terlebih setelah adanya peringatan potensi cuaca ekstrem, seluruh upaya pencegahan kami perkuat agar potensi kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin," ungkap Wawan.

Tidak hanya berfokus pada mitigasi kebakaran, Pemkot Tangerang juga terus melakukan transformasi pengelolaan sampah melalui revitalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), optimalisasi pengelolaan gas metana, serta pembangunan RDF Hub yang akan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan dan mendukung target zero waste di Kota Tangerang.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mengurangi risiko kebakaran dengan memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan bank sampah, serta mengurangi sampah yang dikirim ke TPA.

"Kalau pemerintah dan masyarakat berkolaborasi, sampah bukan lagi menjadi masalah, tetapi bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
AS Amankan Kendali Penuh Mi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.